RADAR PALU - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palu membentuk tim khusus untuk mengawasi pelaksanaan pemilahan sampah oleh pelaku usaha dan fasilitas pelayanan publik. Pengawasan dilakukan untuk memastikan program yang telah disosialisasikan dapat diterapkan secara nyata di lapangan.
Kepala DLH Kota Palu, Mohammad Arif, mengatakan tim tersebut akan bertugas memantau pelaporan serta pelaksanaan pemilahan sampah di berbagai sektor. Pernyataan itu disampaikan saat kegiatan di Ruang Rapat Bantaya, Kamis (11/6/2026).
"Dalam rangka implementasi, kita sudah membentuk tim yang akan mengawasi pelaporan maupun pelaksanaan pemilahan sampah oleh pelaku usaha dan pihak-pihak terkait," ujar Arif.
Baca Juga: SPPG Tunas Baru Andi Agtas di Palu Hentikan Sementara Distribusi MBG
Tim pengawas akan memantau aktivitas pemilahan sampah yang dilakukan hotel, restoran, kafe, rumah sakit, dan sumber penghasil sampah lainnya di Kota Palu.
Selain melakukan pemantauan langsung, DLH Kota Palu juga menyiapkan mekanisme verifikasi untuk memastikan sampah yang telah dipilah benar-benar dimanfaatkan sesuai tujuan.
Menurut Arif, proses verifikasi dilakukan dengan melibatkan penerima manfaat sampah organik yang selama ini bermitra dengan pemerintah. Data dari pelaku usaha akan dicocokkan dengan data penerima manfaat.
Baca Juga: Kemenkum Sulteng Pastikan Renja Perangkat Daerah Sigi Selaras dengan Visi Pembangunan
"Kami akan memastikan bahwa sampah yang sudah dipilah benar-benar sampai kepada penerima manfaat. Jadi ada proses pencocokan data antara jumlah sampah yang dipilah dengan jumlah yang diterima oleh mitra penerima manfaat," jelasnya.
Melalui mekanisme tersebut, DLH dapat menilai efektivitas program pemilahan sampah berdasarkan kondisi di lapangan, bukan hanya laporan administrasi.
DLH Kota Palu menargetkan evaluasi awal program dilakukan paling lambat pekan depan. Pelaku usaha dan rumah sakit yang telah mengikuti sosialisasi diminta segera menerapkan sistem pemilahan sampah.
"Paling lambat minggu depan sudah harus kita evaluasi. Harapan kami, apa yang disosialisasikan hari ini sudah mulai dijalankan oleh pelaku usaha maupun rumah sakit," tegas Arif.
Ia menilai pemilahan sampah merupakan langkah sederhana yang dapat memberikan dampak besar terhadap pengurangan pencemaran lingkungan. Karena itu, partisipasi masyarakat dinilai penting untuk mendukung keberhasilan program tersebut.
Arif juga mengajak masyarakat Kota Palu untuk mulai menerapkan pemilahan sampah dari rumah tangga hingga lingkungan usaha. Menurutnya, sampah yang dipilah dapat dimanfaatkan kembali dan tidak menjadi beban bagi lingkungan.
"Kita ingin semua masyarakat peduli terhadap lingkungan. Sampah yang dipilah akan lebih bermanfaat dan tidak menjadi beban bagi lingkungan maupun bumi yang kita tinggali bersama," pungkasnya.***
Editor : Muhammad Awaludin