Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Pengendara Mulai Menyesuaikan Diri, Arus di Jembatan I dan III Palu Berangsur Lancar

ANDIKA NUR HIKMAH • Rabu, 3 Juni 2026 | 18:12 WIB
Kendaraan melintas di Jembatan III Palu setelah penerapan kembali sistem dua arah. Pengguna jalan mulai beradaptasi dan arus lalu lintas berangsur normal. (Foto: Andika Nur Hikmah/Radar Palu)
Kendaraan melintas di Jembatan III Palu setelah penerapan kembali sistem dua arah. Pengguna jalan mulai beradaptasi dan arus lalu lintas berangsur normal. (Foto: Andika Nur Hikmah/Radar Palu)

 

RADAR PALU – Penerapan kembali sistem lalu lintas dua arah di Jembatan I dan Jembatan III Kota Palu mulai menunjukkan dampak positif. Setelah sempat menimbulkan kepadatan pada hari pertama pelaksanaan, arus kendaraan kini perlahan kembali normal seiring meningkatnya adaptasi para pengguna jalan. 

Pantauan di kawasan Jalan Hasanuddin dan Jalan KH Wahid Hasyim, Rabu (3/6/2026), lalu lintas masih tergolong padat pada jam-jam tertentu. Namun, antrean kendaraan tidak lagi sepanjang saat hari pertama kebijakan diberlakukan pada Senin (1/6/2026). 

Kondisi tersebut menunjukkan masyarakat mulai memahami pola pergerakan kendaraan yang kembali menggunakan sistem dua arah setelah lebih dari satu dekade menerapkan skema satu arah. 

Baca Juga: Sulawesi Tengah Masuk 7 Besar Nasional Kepatuhan Hukum Daerah, Anwar Hafid Bidik Posisi Teratas

Masa Adaptasi Jadi Tantangan Awal 

Kepala Seksi Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Palu, Ilman, menjelaskan kepadatan lalu lintas paling tinggi terjadi pada hari pertama penerapan kebijakan. Saat itu, banyak pengendara masih berusaha menyesuaikan diri dengan perubahan arus kendaraan di kedua jembatan. 

Kendaraan melintas di Jembatan I Palu setelah penerapan kembali sistem dua arah. Pengguna jalan mulai beradaptasi dan arus lalu lintas berangsur normal. (Foto: Andika Nur Hikmah/Radar Palu)
Kendaraan melintas di Jembatan I Palu setelah penerapan kembali sistem dua arah. Pengguna jalan mulai beradaptasi dan arus lalu lintas berangsur normal. (Foto: Andika Nur Hikmah/Radar Palu)

 

Menurutnya, memasuki hari ketiga, kondisi lalu lintas mulai lebih terkendali dan kepadatan dapat terurai dengan baik. 

Baca Juga: DPRD Sigi Tunda Pengambilan Keputusan Dua Rancangan Peraturan Daerah

“Pada tanggal 1 memang lebih macet dibanding sekarang. Jam padat biasanya terjadi pukul 06.00 sampai 08.15 Wita karena aktivitas masyarakat menuju tempat kerja. Setelah itu arus lalu lintas mulai landai, lalu meningkat kembali saat jam pulang kantor sekitar pukul 16.00 hingga 17.00 Wita, tetapi masih bisa terurai,” ujarnya. 

Untuk menjaga kelancaran lalu lintas, petugas Dishub Kota Palu masih ditempatkan di sejumlah titik strategis di sekitar Jembatan I dan Jembatan III guna membantu mengarahkan kendaraan dan mengantisipasi potensi kemacetan. 

Di tengah proses penyesuaian tersebut, Dishub memastikan belum terjadi kecelakaan lalu lintas sejak sistem dua arah kembali diterapkan. 

“Alhamdulillah sampai sekarang tidak ada kejadian kecelakaan sejak penerapan dua arah ini,” kata Ilman. 

Meski demikian, pemerintah tetap mengimbau pengendara agar lebih berhati-hati, terutama saat melintasi area yang sebelumnya hanya digunakan untuk satu arah kendaraan. 

Diharapkan Dorong Aktivitas Ekonomi 

Sejumlah warga menilai perubahan arus lalu lintas berpotensi memberikan manfaat bagi aktivitas ekonomi masyarakat. Salah satunya disampaikan Ryan (21), warga Kelurahan Ujuna. 

Ia mengaku masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan pola lalu lintas yang baru. Namun di sisi lain, ia melihat peluang meningkatnya kunjungan masyarakat ke sejumlah kawasan usaha yang sebelumnya kurang terjangkau akibat sistem satu arah. 

“Karena sudah terbiasa satu arah, sekarang kembali dua arah tentu perlu penyesuaian. Bahkan beberapa kali saya lihat kendaraan hampir saling menyerempet karena pengendara belum terbiasa,” ujarnya. 

Ryan berharap kebijakan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi kawasan wisata kuliner Kalikoa yang berada di sekitar jalur tersebut. 

Menurutnya, akses yang lebih mudah berpotensi meningkatkan jumlah pengunjung dan membantu pelaku usaha lokal mengembangkan usahanya. 

Diketahui, sistem dua arah di Jembatan I dan Jembatan III pernah diberlakukan sebelum Pemerintah Kota Palu menerapkan skema satu arah pada 2011. Kini, pola tersebut kembali diterapkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kelancaran mobilitas kendaraan di kawasan pusat kota.Judul Versi Koran (65 Karakter): Pengendara Mulai Adaptasi dengan Jalur Dua Arah di Jembatan***

Editor : Muhammad Awaludin
#jalur dua arah #Jembatan I Palu #Jembatan III Palu #Dishub Kota Palu #lalu lintas Palu