Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Jalur Dua Arah Palu Barat Mulai Diuji 1 Juni 2026, Warga Nilai Permudah Mobilitas

Moh Raffy Akbar • Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:03 WIB
Kondisi arus kendaraan di ruas Jalan Wahid Hasyim Palu Barat menjelang uji coba jalur dua arah.(Moh Raffy Akbar/Radar Palu)
Kondisi arus kendaraan di ruas Jalan Wahid Hasyim Palu Barat menjelang uji coba jalur dua arah. (Moh Raffy Akbar/Radar Palu)

RADAR PALU - Warga di kawasan Palu Barat menyambut positif rencana uji coba jalur dua arah di ruas Jalan Wahid Hasyim, tepatnya kawasan Jembatan 1 dan Jembatan 3, yang akan mulai diterapkan pada 1 Juni 2026. Kebijakan Pemerintah Kota Palu itu dinilai dapat mempercepat akses menuju wilayah Palu bagian timur dan mempermudah mobilitas masyarakat sehari-hari.

Rekayasa lalu lintas tersebut sebelumnya dibahas dalam rapat di Rumah Jabatan Wali Kota Palu pada Selasa (19/5/2026). Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, menyatakan hasil kajian pemerintah menunjukkan jalur dua arah memungkinkan diterapkan melalui tahap uji coba.

Sejumlah warga menilai perubahan sistem lalu lintas itu juga berpotensi memberi dampak ekonomi bagi pelaku usaha di sepanjang Jalan Wahid Hasyim. Arus kendaraan yang lebih mudah diakses diyakini dapat meningkatkan aktivitas perdagangan dan mempercepat waktu tempuh masyarakat. 

Baca Juga: Saat Permainan Tradisional Kembali Ramai, Kenangan Masa Kecil pun Muncul Lagi

“Saya sangat setuju dengan adanya jalur dua arah ini, karena akses menuju Palu bagian timur jadi lebih dekat dan memudahkan mobilisasi masyarakat. Selain itu, dampak ekonominya juga pasti besar, terutama bagi pelaku usaha di sekitar jalan ini,” ujar Ervina kepada tim Radar Palu.

Pemerintah Kota Palu akan mulai menerapkan uji coba jalur dua arah pada 1 Juni 2026 di kawasan Jembatan 1 dan Jembatan 3 atau ruas Jalan Wahid Hasyim. Kebijakan ini menjadi bagian dari rekayasa lalu lintas untuk mengurai akses kendaraan yang selama ini dinilai memutar akibat sistem satu arah.

Hasil kajian pemerintah disebut menjadi dasar pelaksanaan uji coba tersebut. Selama masa penerapan, pemerintah akan melakukan pemantauan intensif untuk melihat dampak perubahan arus kendaraan terhadap aktivitas masyarakat dan kondisi lalu lintas di kawasan Palu Barat. 

Baca Juga: Program Indonesia Asri di Palu Dimulai, ASN Wajib Kerja Bakti Tiap Selasa

Warga berharap penerapan jalur dua arah tetap diiringi pengawasan ketat agar arus kendaraan berjalan tertib dan aman bagi pengguna jalan.

Dampak Jalur Dua Arah bagi Mobilitas dan Ekonomi

Rencana penerapan jalur dua arah dinilai memberi manfaat langsung bagi masyarakat, terutama warga yang beraktivitas menuju Palu bagian timur. Akses yang lebih singkat diperkirakan dapat mengurangi waktu perjalanan harian.

Selain aspek mobilitas, pelaku usaha di sepanjang Jalan Wahid Hasyim juga diperkirakan mendapat dampak positif. Arus kendaraan yang lebih ramai berpotensi meningkatkan kunjungan masyarakat ke area perdagangan dan usaha lokal.

Pemerintah Kota Palu akan melakukan evaluasi selama masa uji coba berlangsung. Evaluasi tersebut bertujuan memastikan rekayasa lalu lintas berjalan efektif tanpa mengganggu keamanan dan ketertiban pengguna jalan.***

Editor : Muhammad Awaludin
#jalur dua arah #Jalan Wahid Hasyim #Palu Barat #rekayasa lalu lintas #Hadianto Rasyid