Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Menenun Fajar di Tepi Teluk Palu, Kisah Pembangunan Hadianto Rasyid

Annisa Tri Yusnida • Senin, 18 Mei 2026 | 10:44 WIB
Potret hangat Hadianto Rasyid saat menelaah buku karya K.H Zainal Abidin tentang perjalanan pembangunan Kota Palu.
Potret hangat Hadianto Rasyid saat menelaah buku karya K.H Zainal Abidin tentang perjalanan pembangunan Kota Palu.(Annisa Tri Yusnida/Radar Palu)

 

RADAR PALU - Sebuah buku tentang perjalanan kepemimpinan Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, tengah disiapkan oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia Kota Palu, K.H Zainal Abidin. Buku itu diberi judul Menenun Fajar di Tepi Teluk Palu. 

Buku tersebut disebut memuat rangkuman program, kebijakan, hingga gagasan pembangunan Kota Palu selama lima tahun terakhir. Tak hanya itu, rencana pembangunan lima tahun mendatang juga ikut dituangkan dalam tulisan tersebut. 

“Kami menyusun buku tentang apa yang sudah dilakukan Pak Wali Kota selama lima tahun lalu dan rencana-rencana lima tahun ke depan untuk menjadikan Kota Palu sebagai kota metropolitan,” ujar K.H Zainal Abidin saat ditemui, Senin (18/5/2026). 

Baca Juga: Pemkot Palu Tata Wajah Kota, Pembangunan RTH Ditargetkan Berjalan hingga 2030

Menurutnya, buku itu bukan sekadar catatan perjalanan pembangunan daerah. Kehadirannya diharapkan bisa menjadi media sosialisasi visi pembangunan hingga ke tingkat OPD, kecamatan, dan kelurahan di Palu.  

Judul buku yang puitis membuat banyak orang penasaran. Di balik nama Menenun Fajar di Tepi Teluk Palu, tersimpan gambaran tentang perubahan dan arah pembangunan kota yang terus berkembang. 

K.H Zainal Abidin menjelaskan, gagasan besar yang ditulis dalam buku itu diharapkan dapat dibagikan lebih luas kepada masyarakat. Dengan begitu, warga bisa memahami visi pembangunan daerah secara lebih dekat dan mudah dipahami. 

Baca Juga: Hadiah Adipura 2025, Palu Dapat Armada Sampah Baru, Penempatannya Masih Dikaji

"Kita harap gagasan besar yang ditulis lewat buku dapat disosialisasikan dan dibagikan jika pak wali berkenan," jelasnya. 

Rencana penerbitan buku juga mendapat sambutan positif. Namun, proses pencetakan masih menunggu persetujuan dari Wali Kota Palu. 

“Kalau anggarannya tersedia, beliau akan membantu proses pencetakan buku agar bisa dibagikan,” ungkapnya. 

Fakta Menarik di Balik Buku tentang Kota Palu 

Buku ini dinilai penting karena menjadi dokumentasi transformasi pembangunan Kota Palu dalam beberapa tahun terakhir. Selain mencatat kebijakan pemerintah daerah, buku tersebut juga memuat arah pembangunan kota ke depan. 

Dalam narasi yang disusun, Kota Palu digambarkan menuju kota metropolitan yang modern, tertata, dan kompetitif di kawasan timur Indonesia. Hal itu sejalan dengan berbagai pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah selama masa kepemimpinan Hadianto Rasyid. 

Baca Juga: Wali Kota Palu Ancam Copot Pejabat Tak Serius Tangani Kebersihan,  Hadianto: Saya Akan Lebih Keras

Kehadiran buku seperti ini juga terbilang menarik karena jarang ada kepala daerah yang perjalanan programnya dirangkum dalam bentuk tulisan populer. Apalagi, penyusunnya berasal dari tokoh agama yang dekat dengan kehidupan masyarakat. 

Melalui buku itu, masyarakat diharapkan bisa melihat lebih jelas perubahan yang telah berjalan di Kota Palu. Tidak hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga arah kebijakan yang ingin dibawa pemerintah daerah dalam beberapa tahun mendatang. 

Di tengah perkembangan kota dan dinamika masyarakat perkotaan, buku tersebut diharapkan menjadi jembatan informasi antara pemerintah dan warga. Terutama bagi masyarakat yang ingin memahami lebih jauh tentang visi pembangunan daerah mereka sendiri.***

Editor : Muhammad Awaludin
#Menenun Fajar #pembangunan kota #visi metropolitan #Hadianto Rasyid #kota palu