RADAR PALU – Komisi B DPRD Kota Palu kembali menyoroti pelayanan Perumda Air Minum Avo Kota Palu. Evaluasi terbaru menemukan masih banyak persoalan yang belum terselesaikan, mulai dari distribusi air hingga jaringan rumah warga yang belum terlayani maksimal.
Ketua Komisi B DPRD Kota Palu, Rusman Ramli, mengatakan pihaknya akan kembali menggelar rapat mitra bersama PDAM Avo dalam bulan ini.
“Ya, sebenarnya kita mau tindaklanjutkan untuk rapat mitra nanti, insyaallah di bulan ini, karena ada keterkaitan seluruh perusahaan daerah yang ada di Kota Palu,” kata Rusman, Rabu (13/5/2026).
Baca Juga: Gedung Rusak SMPN 18 Palu Belum Dirobohkan, Guru Was-Was
Distribusi air masih jadi pekerjaan rumah
Rusman mengatakan rapat itu menjadi bagian dari evaluasi caturwulan pertama terhadap organisasi perangkat daerah dan perusahaan daerah mitra Komisi B.
DPRD ingin memastikan seluruh perusahaan daerah mampu memberi kontribusi maksimal terhadap pembangunan Kota Palu.
Namun, hasil kunjungan lapangan Komisi B menemukan masih banyak persoalan pelayanan air bersih yang perlu diselesaikan bersama pemerintah daerah dan pihak terkait.
Baca Juga: Guru Non-ASN Bisa Tetap Mengajar pada 2026, Disdik Palu Lega
Salah satunya adalah persoalan jaringan VETA dari Kementerian PUPR yang disebut belum sepenuhnya diserahkan kepada Pemerintah Kota Palu.
Selain itu, distribusi air di kawasan CPM dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu juga masih menjadi kendala.
Harapan baru dari investasi KEK
Meski begitu, Rusman melihat ada peluang perbaikan setelah Pemerintah Kota Palu mulai menjalin kerja sama dengan perusahaan yang akan berinvestasi di KEK Palu.
“Nah kalau ini terjadi, maka insyaallah perkembangan terhadap PDAM Avo Kota Palu bisa memberikan secercah harapan yang lebih baik lagi,” ujarnya.
Komisi B juga menyoroti kondisi jaringan air bersih yang dinilai belum maksimal menjangkau rumah warga meski jalur utama distribusi sudah tersedia.
Baca Juga: Terlibat Penyalahgunaan Sabu, Pria Paruh Baya di Luwuk Diamankan Polisi
Air keruh saat hujan masih sering terjadi
Persoalan lain yang masih sering dikeluhkan masyarakat adalah gangguan sumber mata air ketika hujan deras mengguyur Kota Palu.
Kondisi itu berdampak pada kualitas dan distribusi air bersih kepada pelanggan.
“Ini masih banyak hal yang menjadi pekerjaan rumah dari Perumda Avo Kota Palu yang harus diselesaikan,” kata Rusman.
Tak hanya itu, keberadaan PDAM Welino yang masih melayani sebagian warga Kota Palu juga dinilai menjadi tantangan tersendiri dalam pengelolaan pelayanan air bersih.
DPRD dorong usaha air kemasan
Komisi B DPRD Kota Palu tidak hanya akan melakukan evaluasi melalui rapat, tetapi juga turun langsung meninjau kondisi pelayanan dan infrastruktur PDAM di lapangan.
Rusman menilai Pemerintah Kota Palu perlu memberi perhatian lebih serius terhadap pengembangan PDAM Avo, baik dari sisi pelayanan maupun penguatan usaha perusahaan daerah.
Ia juga mendorong PDAM Avo meningkatkan kualitas layanan agar pelanggan PDAM Welino bisa beralih menggunakan layanan PDAM Kota Palu.
Baca Juga: Dalam Sebulan Polres Banggai Amankan 21 Tersangka dan 1,2 Kg Sabu
Selain itu, DPRD turut menggagas pengembangan unit usaha baru berupa air minum kemasan untuk menambah pendapatan perusahaan daerah.
“Kita menginginkan agar PDAM Avo memiliki unit usaha pemanfaatan air dalam bentuk air kemasan misalnya, sehingga bisa punya pendapatan dari sisi itu. Tetapi kita minta dibuat dulu seperti apa business plan-nya,” jelas Rusman.
Menurutnya, pengembangan sektor air bersih di Kota Palu juga membutuhkan sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah karena sebagian sumber mata air berada di wilayah lintas kabupaten.***
Editor : Muhammad Awaludin