Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Pasar Tavanjuka Diusulkan Jadi Pasar Rakyat Ber-SNI Pertama di Palu

Annisa Wibdy • Rabu, 13 Mei 2026 | 18:19 WIB
Ketua Komisi B DPRD Kota Palu Rusman Ramli (Annisa Wibdy/Radar Palu)
Ketua Komisi B DPRD Kota Palu Rusman Ramli (Annisa Wibdy/Radar Palu)

RADAR PALU – Pasar Tavanjuka diusulkan menjadi pasar rakyat berstandar nasional Indonesia (SNI) pertama di Kota Palu. Usulan itu didorong untuk memperbaiki tata kelola pasar tradisional agar lebih tertata, bersih, dan nyaman bagi masyarakat.

Ketua Komisi B DPRD Kota Palu, Rusman Ramli, mengatakan usulan tersebut dibahas dalam sosialisasi pasar rakyat ber-SNI yang difasilitasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tengah.

“Tadi kami menghadiri sosialisasi pasar rakyat ber-SNI. Dari sembilan pasar rakyat yang ada di Kota Palu, pemerintah kota mengusulkan satu pasar yaitu Pasar Tavanjuka untuk bisa masuk dalam pasar yang berstandar nasional Indonesia,” kata Rusman, Rabu (13/5/2026). 

Baca Juga: Pasar Tavanjuka Palu Kini Modern, Warga: Belanja Lebih Enak

Pedagang Akan Diatur Per Zona

Rusman menjelaskan, proses mendapatkan sertifikasi SNI tidak mudah karena banyak syarat dan indikator yang harus dipenuhi.

Salah satu poin utama dalam standar tersebut adalah penataan zonasi pedagang.

“Kalau pasar sudah ber-SNI nanti ada zonasinya. Zona penjual ikan di satu tempat, penjual buah di tempat lain, sayur di tempat lain, termasuk butik dan kebutuhan lainnya. Jadi tidak lagi bercampur seperti kondisi sekarang,” ujarnya. 

Baca Juga: Pedagang Optimistis Pasar Tavanjuka Segera Ramai, Tunggu Peresmian

Menurutnya, kondisi sebagian besar pasar rakyat di Kota Palu saat ini masih belum tertata maksimal.

Penempatan pedagang yang bercampur membuat suasana pasar terlihat semrawut dan kurang nyaman bagi pengunjung.

“Kita lihat sekarang lapak-lapak yang ada di pasar rakyat di Kota Palu masih semrawut. Di sini jual ikan, di sampingnya ada barang lain lagi. Padahal kalau sudah diatur zonasinya, masyarakat akan lebih mudah berbelanja dan pasar juga lebih tertib,” jelasnya.

Bersaing dengan Retail Modern

Rusman menilai pasar rakyat harus mulai berbenah agar mampu bersaing dengan retail modern yang terus berkembang di Kota Palu.

Menurutnya, pasar yang tertata dan memiliki standar pelayanan baik akan meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk berbelanja di pasar tradisional.

“Pasar rakyat harus punya daya saing dengan retail modern yang tumbuh di Kota Palu. Kalau pasarnya tertata, bersih, aman, nyaman, tentu masyarakat akan lebih percaya untuk datang berbelanja di pasar tradisional,” katanya. 

Baca Juga: Revitalisasi Pasar Tavanjuka Dongkrak PAD Kota Palu

Ia menambahkan, penerapan standar SNI juga mencakup pengelolaan limbah, sistem parkir, keamanan, hingga pelayanan kepada pengunjung.

“Yang paling penting itu masyarakat mendapatkan pelayanan yang lebih baik. Pasar menjadi nyaman, aman, tertib, dan masyarakat punya kepercayaan untuk hadir berbelanja di situ,” tambahnya.

Diharapkan Jadi Percontohan

Rusman berharap Pasar Tavanjuka bisa lolos verifikasi dan memperoleh sertifikasi resmi dari pemerintah pusat.

Jika berhasil, pasar tersebut diharapkan menjadi contoh pembenahan bagi pasar rakyat lainnya di Kota Palu.

“Mudah-mudahan bisa disetujui dan mendapatkan sertifikasi SNI dari kementerian. Harapannya Pasar Tavanjuka bisa menjadi pilot proyek bagi pasar rakyat lain yang ada di Kota Palu,” tuturnya.***

Editor : Muhammad Awaludin
#Pasar Rakyat Ber-SNI #Rusman Ramli #berita palu #Pasar Tavanjuka #DPRD Kota Palu