Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Hardiknas 2026 di Palu, Hadianto Tekankan Pendidikan Berbasis Kasih dan Karakter

Taswin • Senin, 4 Mei 2026 | 10:22 WIB
Wali Kota Hadianto Rasyid memimpin upacara Hardiknas 2026 di Palu. (Humas Pemkot Palu)
Wali Kota Hadianto Rasyid memimpin upacara Hardiknas 2026 di Palu. (Humas Pemkot Palu)

 

RADAR PALU – Upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kota Palu berlangsung meriah, Senin (4/5). Momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen terhadap kemajuan dunia pendidikan. 

Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, memimpin langsung upacara dan membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. 

Dalam amanat tersebut, ditegaskan bahwa Hardiknas bukan sekadar seremoni tahunan. Lebih dari itu, menjadi ruang refleksi untuk meneguhkan kembali arah dan tujuan pendidikan nasional. 

Baca Juga: Dedikasi Pegawai Perkuat Capaian Zona Integritas Menuju WBBM

“Pendidikan adalah proses yang dilaksanakan dengan tulus dan penuh kasih sayang untuk memanusiakan manusia,” ujar wali kota. 

Ia menekankan bahwa pendidikan harus mampu menemukan dan mengembangkan potensi manusia secara utuh, baik dari sisi intelektual maupun karakter. 

Konsep pendidikan yang diwariskan Ki Hajar Dewantara melalui sistem among—asah, asih, dan asuh—disebut tetap relevan sebagai fondasi dalam membentuk generasi bangsa. 

Baca Juga: Sambut May Day 2026, Pertamina Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Buruh dan Warga Pra Sejahtera

Selain itu, wali kota mengingatkan bahwa pendidikan memiliki peran strategis sebagaimana diamanatkan dalam konstitusi, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa serta membangun peradaban yang bermartabat. 

Dalam pidato tersebut juga disampaikan arah kebijakan pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto yang menempatkan sektor pendidikan sebagai pilar utama pembangunan sumber daya manusia. 

Salah satu program prioritas yang didorong adalah penerapan pembelajaran mendalam atau deep learning untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional. 

Pemerintah menetapkan lima kebijakan strategis, yakni pembangunan dan revitalisasi sekolah, digitalisasi pembelajaran, peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru, penguatan karakter siswa, serta peningkatan literasi dan numerasi. 

Tak kalah penting, akses pendidikan yang inklusif dan merata juga menjadi fokus utama. 

“Semua kebijakan ini bertujuan menghadirkan pendidikan bermutu yang bisa diakses semua kalangan,” tambahnya. 

Upacara Hardiknas di Palu juga diwarnai berbagai penampilan yang memperkuat nuansa budaya dan kebersamaan. Mulai dari drumband siswa TK/PAUD, tari Tari Pamonte massal oleh guru SD, hingga penampilan guru TK/PAUD. 

Baca Juga: Tiga Figur Calon Ketua Partai Demokrat Sulteng Bersaing

Kegiatan ini menjadi simbol kolaborasi lintas jenjang pendidikan dalam membangun ekosistem belajar yang kuat. 

Di akhir acara, dilakukan penyerahan SK pensiun kepada tenaga pendidik dan ASN, sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka. 

Upacara turut dihadiri Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin, jajaran pejabat, serta ratusan siswa dan guru dari berbagai jenjang pendidikan. 

Hardiknas 2026 di Palu meninggalkan pesan kuat: pendidikan bukan hanya tentang pengetahuan, tetapi juga tentang membentuk manusia yang utuh, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan.***

 

 

 

Editor : Muhammad Awaludin
#Hardiknas 2026 #Ki Hajar Dewantara #Pendidikan Palu #Deep Learning #Hadianto Rasyid