RADAR PALU – Pengumuman mendadak muncul dari akun resmi pemerintah. Taman Vatulemo dipastikan tidak bisa diakses publik selama dua hari penuh pada awal Mei 2026.
Informasi ini disampaikan melalui kanal resmi Pemerintah Kota Palu. Penutupan dilakukan demi menjaga kebersihan dan kenyamanan salah satu ruang publik favorit warga tersebut.
Dalam pengumuman itu disebutkan, penutupan dilakukan untuk kegiatan pembersihan total atau kerja bakti menyeluruh di seluruh area taman.
Baca Juga: Astra Agro Lestari Perkuat Produktivitas Sawit, Jawab Tantangan Defisit Minyak Nabati Dunia
Jadwal penutupan berlangsung pada Senin dan Selasa, 4–5 Mei 2026. Akses ditutup penuh mulai pukul 00.00 hingga 23.59 WITA, atau selama 2 x 24 jam tanpa pengecualian.
Langkah ini diambil agar proses pembersihan dapat berjalan maksimal tanpa terganggu aktivitas pengunjung yang biasanya cukup padat, terutama pada sore hingga malam hari.
Pemerintah Kota Palu juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Namun, penutupan sementara ini disebut sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas fasilitas publik.
Baca Juga: Milad ke-24, PKS Morowali Bersama Rakyat Menguatkan Ketahanan Indonesia
“Taman Vatulemo akan kembali dibuka dengan kondisi yang lebih bersih dan nyaman,” tulis keterangan resmi tersebut.
Selama ini, Taman Vatulemo dikenal sebagai pusat aktivitas warga. Mulai dari olahraga, rekreasi keluarga, hingga kegiatan komunitas kerap berlangsung di lokasi ini.
Dengan tingginya intensitas penggunaan, perawatan berkala dinilai menjadi kebutuhan penting agar fasilitas tetap layak digunakan.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan taman sebagai tanggung jawab bersama.
Penutupan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keberlanjutan ruang publik tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga kesadaran warga dalam merawat lingkungan.***
Editor : Muhammad Awaludin