RADAR PALU – Waktu tunggu bus Transpalu di jalur padat mulai dibenahi. Bukan dengan menambah unit baru, Pemerintah Kota Palu memilih mengalihkan armada yang sudah ada ke koridor dengan mobilitas tinggi.
Melalui akun Instagram @diskominfosantik_kotapalu, langkah ini diumumkan sebagai bagian dari upaya mempercepat layanan transportasi publik di Kota Palu.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Palu, Trisno Yunianto, menegaskan bahwa pengalihan armada ini bukan sekadar penyesuaian teknis, melainkan bagian dari komitmen meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat.
Baca Juga: Gugatan Masa Kerja PPPK Gagal di MK, Ini Kesalahan Fatal Pemohon
“Ini bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan transportasi publik yang lebih optimal, nyaman, dan efisien,” ujarnya, Jumat (01/05/2026).
Namun, langkah ini juga menjawab persoalan lama. Selama ini, distribusi armada yang belum merata membuat sebagian koridor kekurangan bus, terutama saat jam sibuk.
Di sinilah perubahan mulai dilakukan.
Sejumlah koridor dengan tingkat mobilitas tinggi kini diprioritaskan melalui pengalihan armada, yakni:
Baca Juga: Tiga WNI Ditangkap, Modus Haji Ilegal Kian Berani
Koridor 1 Pusat Kota – Pantoloan: dari 3 menjadi 4 unit bus
Koridor 2A Balaikota – Pasar Manonda: dari 2 menjadi 4 unit bus
Koridor 4B Terminal Tipo – Pusat Kota: dari 2 menjadi 4 unit bus
Penyesuaian ini diharapkan mampu meningkatkan frekuensi perjalanan sekaligus memangkas waktu tunggu penumpang.
Ini yang sering luput: bukan hanya jumlah armada yang menentukan kualitas layanan, tetapi bagaimana distribusinya di lapangan.
Namun, perubahan ini juga menjadi ujian. Apakah pengalihan armada benar-benar berdampak pada kenyamanan penumpang, atau hanya sekadar penataan ulang tanpa efek signifikan.
Bagi warga Palu, ukurannya sederhana—bus harus datang lebih cepat, terutama di jam sibuk.***
Editor : Muhammad Awaludin