RADARPALU - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Palu menggelar kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) bertema “Cerdas Memilih Kosmetik yang Aman” bagi siswa SMAN 1 Palu, Senin (29/4).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran remaja terhadap bahaya penggunaan kosmetik ilegal yang masih marak di kalangan pelajar.
Dalam kegiatan yang dipandu Novi Yanti Rahmi dan Ari Hasna Widyapuspa tersebut, tim BBPOM menjelaskan ciri-ciri kosmetik ilegal, yakni produk yang tidak memiliki izin edar serta berpotensi mengandung bahan berbahaya.
Baca Juga: Aksi Anarkis di Kantor Bupati Takalar Dikecam, Warga Desak Aparat Tindak Tegas Pelaku
Beberapa zat yang kerap ditemukan dalam kosmetik ilegal antara lain merkuri, hidrokuinon, serta pewarna merah K10 yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan kulit.
Untuk mengukur tingkat pemahaman peserta, BBPOM juga melakukan pre-test dan post-test selama kegiatan berlangsung. Selain itu, siswa diminta mengisi survei sebagai bagian dari evaluasi efektivitas edukasi.
BBPOM berharap para pelajar tidak hanya memahami risiko kosmetik berbahaya, tetapi juga mampu menjadi agen informasi di lingkungan sekitar.
Baca Juga: Program ‘SeRaSi’ SDN 15 Palu Disulap, Dari Sekadar Baca Kini Dongkrak Rapor Jadi Hijau
“Siswa yang telah mengikuti kegiatan ini diharapkan dapat melindungi diri secara mandiri dan menyebarkan informasi kepada keluarga dan masyarakat,” ujar tim BBPOM Palu.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya melibatkan komunitas sekolah dalam sistem pengawasan obat dan makanan, sekaligus memperkuat peran generasi muda dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungan.(*)
Editor : Mugni Supardi