RADAR PALU – Pemilihan Raya (Pemira) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Tadulako (Untad) yang digelar pada Senin (27/4/2026) berlangsung meriah. Antusiasme mahasiswa untuk menyalurkan hak pilih terlihat tinggi sejak pagi hari.
Ketua Umum Parlemen Mahasiswa Fisip Untad , Abdul Thalib, mengungkapkan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) tahun ini mencapai 1.586 mahasiswa aktif. Ia menyebut tingkat partisipasi mengalami peningkatan dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya.
“Partisipasi mahasiswa sangat luar biasa. Tahun ini lebih banyak yang datang memilih,” ujarnya.
Baca Juga: Penertiban Belum Tuntas, Parkir Liar Masih Kuasai Sejumlah Titik di Palu
Proses pemungutan suara dimulai pukul 08.00 Wita hingga 16.30 Wita, dipusatkan di lapangan FISIP. Mahasiswa yang menggunakan hak pilih diwajibkan membawa Kartu Rencana Studi (KRS) semester berjalan serta Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai bukti status aktif.
Pada Pemira kali ini, dua pasangan calon (paslon) bersaing memperebutkan posisi kepemimpinan mahasiswa. Masing-masing paslon mengusung konsep serta strategi kampanye yang berbeda untuk menarik dukungan pemilih.
Meski antusiasme tinggi, panitia belum dapat memastikan jumlah pasti pemilih yang telah mencoblos hingga sore hari. Hal ini karena proses penghitungan suara masih menunggu seluruh tahapan pemungutan selesai.
Baca Juga: Sensus Ekonomi Dimulai Mei, Pemkot Palu Temukan Masalah di Data Listrik
“Untuk jumlah pemilih yang sudah mencoblos, belum bisa dipastikan karena surat suara belum dihitung,” jelas Thalib.
Setelah pemungutan suara berakhir, panitia akan langsung melanjutkan dengan penghitungan suara dan pembacaan berita acara penetapan hasil. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan serah terima jabatan secara seremonial.
Selain itu, agenda lanjutan juga mencakup pengukuhan lembaga serta Rapat Dengar Pendapat (RDP) sebagai bagian dari persiapan lokakarya bersama pihak birokrasi kampus.
Baca Juga: Pemkab Morut Perkuat Mitigasi di Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026
Thalib berharap seluruh proses Pemira dapat berjalan lancar hingga tahap akhir tanpa hambatan berarti.
“Harapan kami, Pemira ini berjalan dengan baik tanpa adanya hal-hal yang tidak diinginkan,” tutupnya. (mg2)
Editor : Agung Sumandjaya