Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Rusak Lagi! Lantai Jembatan Nunu–Lolu Utara Berlubang di Jalur Utama

MOH FATHAHILA (MAGANG) • Senin, 20 April 2026 | 17:49 WIB
RUSAK LAGI: Plat besi lantai Jembatan Gantung Nunu–Lolu Utara kembali berlubang, membahayakan pengendara roda dua. FOTO: MOH FATHAHILA
RUSAK LAGI: Plat besi lantai Jembatan Gantung Nunu–Lolu Utara kembali berlubang, membahayakan pengendara roda dua. FOTO: MOH FATHAHILA

RADAR PALU – Kondisi lantai Jembatan Gantung yang menghubungkan Kelurahan Nunu dan Lolu Utara kembali memprihatinkan.

Plat besi yang menjadi alas jembatan dilaporkan kembali berlubang, meski perbaikan baru dilakukan beberapa bulan lalu.

Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah bagian lantai jembatan tampak tidak rata dan mengalami kerusakan di beberapa titik.

Baca Juga: Kumpulkan OPD, Gubernur Anwar Hafid Minta Hak Honorer Segera Diselesaikan

Bahkan, terdapat lubang cukup besar di bagian tengah jalur yang kerap dilintasi kendaraan roda dua.

Kondisi ini memaksa pengguna jalan untuk memperlambat laju kendaraan dan lebih berhati-hati saat melintas.

HATI-HATI: Plat besi lantai Jembatan Gantung Nunu–Lolu Utara kembali berlubang, membahayakan pengendara roda dua. FOTO: MOH FATHAHILA
HATI-HATI: Plat besi lantai Jembatan Gantung Nunu–Lolu Utara kembali berlubang, membahayakan pengendara roda dua. FOTO: MOH FATHAHILA

Letak lubang yang berada di jalur utama membuatnya sulit dihindari dan berpotensi membahayakan, terutama bagi pengendara sepeda motor.

Baca Juga: Sekolah Rakyat Digenjot di Sulteng, Target Putus Kemiskinan

Tidak hanya itu, di sekitar titik kerusakan juga tidak terlihat adanya rambu atau tanda peringatan.

Situasi ini dinilai semakin berisiko, khususnya pada malam hari saat jarak pandang terbatas.

“Saya tadi bonceng istri harus hati-hati lewat situ. Bisa-bisa ban motor masuk ke lubang,” ujar Agus, warga Kelurahan Nunu yang setiap hari melintas di jembatan tersebut.

Baca Juga: Waspada PMK! Barantin Perketat Pengiriman Sapi Kurban ke Samarinda hingga Balikpapan

Warga pun meminta pengguna jembatan lainnya untuk meningkatkan kewaspadaan, mengurangi kecepatan, serta memperhatikan kondisi permukaan jalan guna menghindari kecelakaan.

Kerusakan yang kembali terjadi dalam waktu relatif singkat usai perbaikan memunculkan pertanyaan terkait kualitas material dan pengerjaan. Menurut warga, penggunaan plat besi di area terbuka dekat aliran sungai rentan terhadap korosi.

“Kalau pakai besi memang cepat termakan karat, apalagi di lokasi terbuka seperti ini. Harusnya pakai material yang lebih tahan,” tambahnya. (*)

*Selengkapnya Baca Koran Harian Radar Palu Edisi Selasa, 21 April 2026

Editor : Agung Sumandjaya
#sepeda motor #bahaya #Jembatan gantung #Waspada