Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Palu Jadi Tuan Rumah Pengecoran Rupang Buddha Nusantara, Ribuan Umat akan Hadiri Perayaan 50 Tahun Saṅgha Theravāda

Rony Sandhi • Kamis, 9 April 2026 | 21:42 WIB
Bhikkhu Dhammasubho Mahathera. (Foto Istimewa)Bhikkhu Dhammasubho Mahathera. (Foto Istimewa)
RADAR PALU – Kota Palu akan menjadi pusat perhatian umat Buddha nasional dengan digelarnya upacara pengecoran bagian keempat Rupang Buddha Nusantara pada Minggu, 12 April 2026, di Vihara Karuna Dipa.

Kegiatan sakral ini akan dipimpin langsung oleh Bhikkhu Dhammasubho Mahathera, serta dihadiri puluhan bhikkhu dari Saṅgha Theravāda Indonesia dan ribuan umat Buddha dari berbagai daerah di Indonesia.

Agenda tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Tahun Kencana Setengah Abad Saṅgha Theravāda Indonesia yang mengusung tema “Menapaki Jalan Mulia, Bersumbangsih bagi Negeri”. Tahun 2026 menjadi tonggak penting, menandai 50 tahun perjalanan Saṅgha dalam menyebarkan Dhamma dan membimbing umat di Tanah Air.

Baca Juga: Solidaritas Lintas Komunitas, PSMTI–APINDO–Vihara Karuna Dipa Siapkan Posko Makan Minum Gratis di Haul Guru Tua ke-58

Pengecoran Rupang Buddha Nusantara sendiri dilaksanakan secara bertahap di berbagai wilayah Indonesia sebagai representasi kebhinekaan Nusantara. Sebelumnya, kegiatan serupa telah berlangsung di Medan untuk Sumatra, Samarinda untuk Kalimantan, dan Denpasar untuk Bali. Setelah Palu sebagai perwakilan Sulawesi, rangkaian ini akan dilanjutkan di Surabaya dan ditutup di Jakarta.

Rupang Buddha yang dibuat mengacu pada temuan arkeologis di kompleks Candi Sewu pada Mei 2025. Prototipe tersebut menggunakan mudrā Bhūmisparsa yang bermakna “Bumi sebagai saksi dari kumpulan kebajikan.”

Proses pembuatan rupang melibatkan seniman dari Amertha Art Studio, Sugito Sutarmin. Menariknya, seluruh bahan logam yang digunakan berasal dari donasi umat Buddha, menjadikan kegiatan ini tidak hanya simbolis, tetapi juga wujud partisipasi kolektif.

Baca Juga: Peresmian Vihara Karuna Dipa, Jadi Inspirasi Generasi Muda Tebarkan Cinta dan Kedamaian

Dalam keterangannya di Palu, Kamis (9/4/2026), Bhikkhu Dhammasubho Mahathera menyampaikan bahwa selama 50 tahun perjalanan Saṅgha Theravāda Indonesia, para bhikkhu telah memainkan peran penting dalam menjaga dan menyebarkan ajaran Dhamma di Indonesia.

Ia juga berharap pelaksanaan pengecoran di Palu dapat berlangsung meriah, tertib, dan penuh sukacita. Sebagai sosok yang mengikuti perkembangan Vihara Karuna Dipa sejak peletakan batu pertama pada 1995, ia melihat kemajuan signifikan dalam kehidupan umat Buddha di Kota Palu.

“Umat Buddha di Palu menunjukkan semangat untuk terus berkembang dan berkontribusi dalam kebaikan,” ujarnya.

Baca Juga: Rapimnas Sangha Theravāda Indonesia Digelar di Palu, Dirangkaikan Peringatan 25 Tahun Vihāra Karunā Dīpa

Ia pun berpesan agar umat senantiasa menjunjung nilai kejujuran, ketekunan, dan semangat dalam menjalani kehidupan sebagai fondasi menuju kebaikan bersama.(*)

Editor : Rony Sandhi
#• Rupang Buddha Nusantara #• Saṅgha Theravāda Indonesia #• Vihara Karuna Dipa #• Umat Buddha Palu #• Pengecoran Rupang