RADARPALU - Dari data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palu menunjukkan sebanyak 96 kasus kebakaran yang terjadi sepanjang Januari hingga Maret 2026.
Data tersebut dari dokumen Disdamkarmat Kota Palu yang memuat rekapitulasi kejadian kebakaran berdasarkan objek serta wilayah kecamatan selama tahun berjalan.
Berdasarkan rincian bulanan, Februari menjadi jumlah kejadian tertinggi sebanyak 37 kasus. Sementara itu, Maret tercatat 34 kasus dan Januari sebanyak 25 kasus.
Dari sisi objek kebakaran, rumah/gedung menjadi yang paling dominan dengan total 37 kasus. Selain itu, kebakaran lahan tercatat 20 kasus, serta kabel sambungan rumah (SR) sebanyak 15 kasus.
Kategori lainnya meliputi kebakaran sampah sebanyak 6 kasus, kendaraan (mobil/motor) 4 kasus, serta tabung gas 4 kasus. Sementara itu, objek lainnya tercatat sebanyak 10 kasus dalam periode yang sama.
Jika dilihat dari sebaran wilayah, Kecamatan Mantikulore mencatat jumlah kejadian tertinggi dengan 32 kasus. Disusul Palu Selatan sebanyak 23 kasus, Palu Timur 13 kasus, dan Palu Barat 11 kasus.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Perketat Edukasi, SPBU Tolak Pertalite Tak Sesuai Data
Selanjutnya, Kecamatan Tatanga mencatat 9 kasus, Palu Utara 6 kasus, serta Tawaeli sebanyak 2 kasus. Adapun Kecamatan Ulujadi dan wilayah luar kota belum tercatat adanya kejadian kebakaran.
Secara umum, data tersebut menunjukkan bahwa kebakaran masih didominasi pada sektor permukiman serta wilayah dengan aktivitas masyarakat yang cukup tinggi.
Kondisi ini menjadi perhatian untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya terkait instalasi listrik dan penggunaan peralatan rumah tangga.(mg2)
Editor : Mugni Supardi