RADAR PALU - Rencana pemekaran wilayah Vatutela di Kelurahan Tondo, Palu, mulai mendapat dukungan, namun hingga Kamis (9/4/2026) belum dibahas di DPRD Kota Palu.
Dukungan datang dari Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid. Ia menilai pemekaran Vatutela penting untuk meningkatkan pelayanan publik di kawasan tersebut.
Di tingkat DPRD, Ketua Komisi B DPRD Palu, Rusman Ramli, juga menyatakan dukungan.
“Pemekaran Kelurahan Tondo, dalam hal ini Vatutela, memang ranah Komisi A. Tapi karena masuk dapil saya, tentu saya setuju dan mendukung,” ujar Rusman, Senin (6/4/2026).
Baca Juga: 32 Kasus Kriminal di Mantikulore, Curanmor Dominan, Tondo Jadi Titik Rawan
Meski dukungan mulai menguat, pembahasan resmi di DPRD Palu belum berjalan.
Anggota Komisi A DPRD Palu, Ucu Susanto, mengaku belum menerima update terkait rencana tersebut.
“Saya belum update perkembangan terkait pemekaran. Kami di DPRD belum ada membahas sedikit pun, apalagi di Komisi A belum ada sama sekali,” kata Ucu saat dikonfirmasi, Kamis (9/4/2026).
Baca Juga: Infrastruktur dan Kebersihan Tondo Jadi Sorotan Wali Kota
Ia menyebut akan berkoordinasi dengan anggota komisi lainnya untuk memastikan perkembangan terbaru.
Pemekaran Vatutela diharapkan bisa mempercepat pelayanan publik dan mendorong pemerataan pembangunan di wilayah Mantikulore, khususnya Tondo yang terus berkembang.
Bagi warga, pemekaran wilayah menjadi isu krusial karena berkaitan langsung dengan akses administrasi, infrastruktur, hingga layanan dasar.
Namun, realisasi pemekaran masih bergantung pada pembahasan dan persetujuan DPRD Kota Palu.***
Editor : Muhammad Awaludin