RADAR PALU - Rencana pemekaran wilayah Dusun Vatutela di Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, mendapat dukungan pemerintah provinsi dan DPRD. Langkah ini dinilai penting untuk mempercepat layanan publik dan memenuhi kebutuhan dasar warga.
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid mendukung pemekaran Vatutela. Fokus utamanya adalah memperbaiki akses layanan, terutama listrik dan air bersih yang masih menjadi kebutuhan mendesak warga.
Di tingkat legislatif, dukungan juga datang dari Ketua Komisi B DPRD Kota Palu, Rusman Ramli. Sebagai wakil daerah pemilihan Mantikulore, ia menyatakan setuju dengan rencana tersebut.
Baca Juga: 32 Kasus Kriminal di Mantikulore, Curanmor Dominan, Tondo Jadi Titik Rawan
“Terkait pemekaran Kelurahan Tondo, dalam hal ini Vatutela, itu merupakan ranah Komisi A. Namun karena masuk dalam wilayah dapil saya, tentu saya mendukung,” kata Rusman, Senin (6/4/2026).
Menurut Rusman, pemekaran wilayah akan berdampak langsung pada masyarakat. Layanan administrasi bisa lebih cepat, sekaligus mengurangi beban kerja kelurahan induk.
Selain itu, pemekaran dinilai bisa mempercepat pembangunan infrastruktur dasar di kawasan yang terus berkembang.
Meski didukung, Rusman mengingatkan pemekaran tidak boleh dilakukan terburu-buru. Prosesnya harus melalui kajian teknis dan administratif yang matang.
Baca Juga: Infrastruktur dan Kebersihan Tondo Jadi Sorotan Wali Kota
“Pemekaran harus melalui proses yang benar agar tujuan meningkatkan pelayanan publik benar-benar tercapai,” tegasnya.
Bagi warga Tondo, khususnya Vatutela, pemekaran diharapkan menjadi solusi atas meningkatnya kebutuhan layanan seiring pertumbuhan kawasan.
Jika terealisasi, langkah ini tidak hanya berdampak lokal di Palu, tetapi juga sejalan dengan agenda nasional pemerataan layanan publik di daerah.***
Editor : Muhammad Awaludin