RADAR PALU – Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagind) terus mendorong pengaktifan kembali Pasar Talise Valangguni.
Berbagai persiapan telah dilakukan, namun realisasinya masih menunggu pemantapan koordinasi lintas instansi.
Kepala Bidang Pasar Disperdagind Kota Palu, Ahmad Rifai, menyampaikan bahwa pihaknya pada prinsipnya sudah siap menjalankan program tersebut. Namun, dukungan dari sejumlah pihak seperti Dinas Perhubungan, pemerintah kecamatan, hingga kelurahan masih dibutuhkan agar pelaksanaan berjalan optimal.
Baca Juga: Disperdagind Dorong Baruga Jadi Wadah Promosi Produk UMKM Kota Palu
“Secara kesiapan kami sudah ada. Tinggal koordinasi dengan instansi terkait supaya pelaksanaannya bisa berjalan bersama,” ujarnya saat di temui oleh tim Jawa Pos Radar Palu di kantor Disperdagind, Jalan Rusa, Selasa (7/04/2026).
Ia menjelaskan, pendaftaran pedagang telah dibuka sejak akhir 2025 dan mendapat respons dari pelaku usaha, khususnya yang bergerak di sektor kebutuhan pokok.
“Pedagang kebutuhan harian yang kami utamakan. Peninjauan lokasi juga sudah dilakukan dan mereka pada prinsipnya siap,” jelasnya.
Meski begitu, sebagian pedagang belum bisa langsung menempati lokasi karena masih terikat kontrak sewa di tempat sebelumnya, serta mempertimbangkan kondisi ekonomi keluarga.
“Masih ada yang menyewa ruko atau lahan, sehingga belum bisa langsung pindah,” ungkapnya.
Baca Juga: Ecoprint Mulai Dilirik IKM Palu, Disperdagind Dorong Jadi Peluang Usaha Baru
Sebagai bentuk dukungan, Disperdagind memberikan keringanan berupa pembebasan retribusi selama enam bulan, serta menyediakan fasilitas dasar seperti air dan listrik.
“Kami berikan kemudahan agar mereka bisa mulai berjualan terlebih dahulu,” katanya.
Ahmad Rifai berharap keterlibatan aktif dari pedagang dan masyarakat sekitar dapat mendorong kembali aktivitas Pasar Talise Valangguni.
“Harapan kami pedagang mau masuk dan masyarakat juga berbelanja di situ, supaya aktivitas pasar bisa berjalan dan kembali ramai,” tutupnya.(mg1)
Editor : Nur Soima Ulfa