RADARPALU – Pihak Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri (MSAJ) Palu menyiapkan langkah antisipasi menyusul gagalnya pendaratan pesawat Lion Air JT 780 akibat cuaca buruk.
Kepala Seksi Keamanan Penerbangan dan Pelayanan Darurat Bandara MSAJ, Rasud Muhamad, S.H., menyebutkan adanya kemungkinan perpanjangan jam operasional bandara hingga pukul 01.00 WITA.
“Kemungkinan ada penambahan extend jam sampai pukul 01.00 WITA, semoga cuaca membaik dan pesawat bisa mendarat,” ujarnya kepada Radar Palu Jawa Pos Group, Sabtu (4/4/2026).
Baca Juga: Bandara Palu: Lion Air JT 780 Sempat Final Approach Sebelum Batal Mendarat
Ia menjelaskan, kondisi tailwind (angin dari belakang) menjadi salah satu faktor utama yang membahayakan proses pendaratan.
“Kalau angin seperti itu, pesawat bisa tidak stabil. Bahkan dengan kecepatan sekitar 10 knot saja sudah berisiko jika dipaksakan landing,” jelasnya.
Menurutnya, keputusan pilot untuk kembali ke bandara asal merupakan prosedur keselamatan yang harus diutamakan.
Baca Juga: Hattrick Haaland Antar City ke Semifinal FA Cup
Pihak maskapai sendiri, lanjut Rasud, kemungkinan akan mengupayakan penerbangan ulang ke Palu guna menghindari penumpukan penumpang di Makassar.
“Kalau harus menginap, tentu ada konsekuensi biaya tambahan seperti hotel dan konsumsi,” tambahnya.
Bandara memastikan akan terus memantau kondisi cuaca sebelum memberikan izin pendaratan.(*)
Editor : Mugni Supardi