RADARPALU - Antusiasme masyarakat terhadap Festival Raudhah dalam rangka Haul Guru Tua kian terasa.
Salah seorang pengunjung asal Sigi, Ariel Prasetya, mengaku terkesan dengan kemeriahan pelaksanaan tahun ini yang dinilai jauh lebih menarik dibanding sebelumnya.
“Dulu saya pernah ikut, tapi baru sekarang bisa ikut lagi. Sekarang kegiatannya jauh lebih menarik, ada musik, teater, penampilan-penampilan, bahkan ada pajangan sejarah Guru Tua,” ujarnya, Minggu (29/03).
Ariel menyebut, terakhir kali dirinya menghadiri kegiatan serupa sekitar tujuh tahun lalu. Ia menilai, pelaksanaan sebelumnya masih jauh lebih sederhana dan hanya berlangsung dalam satu hari.
“Kalau dulu cuma satu hari dan isinya pengajian saja, tidak sebesar dan semeriah sekarang,” tambahnya.
Menurutnya, kegiatan Haul Guru Tua memiliki makna penting sebagai bentuk penghormatan sekaligus pengingat atas perjuangan beliau dalam menyebarkan ajaran Islam, khususnya di Kota Palu.
“Semoga ke depan tidak ada halangan dan haul ini tetap meriah, bahkan bisa lebih besar dari tahun ini,” harapnya.
Sementara itu, dari pantauan Jawa Pos Radar Palu di hari kedua Festival Raudhah, jumlah pengunjung terlihat meningkat dibandingkan hari pertama. Jika sebelumnya kegiatan baru ramai pada malam hari, kali ini keramaian sudah tampak sejak sore.
Sejak sore, area kegiatan mulai dipadati pengunjung. Tenant yang tersedia pun hampir seluruhnya terisi, menunjukkan tingginya partisipasi pelaku usaha dan minat masyarakat dalam memeriahkan festival.
Beragam penampilan turut meramaikan suasana, mulai dari jepeng, marawis, pembacaan puisi, hingga lagu-lagu religi. Rangkaian kegiatan tersebut membuat suasana festival semakin hidup hingga malam hari.(mg2)
Editor : Mugni Supardi