Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Diduga Korsleting Kipas Angin, Panti Muhammadiyah Palu Terbakar Saat Kosong

Mugni Supardi • Jumat, 27 Maret 2026 | 18:47 WIB

Kebakaran melanda kompleks Panti Asuhan/Pesantren Putera Muhammadiyah di Jalan Kalora, Kelurahan Nunu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Jumat (27/3) sore.
Kebakaran melanda kompleks Panti Asuhan/Pesantren Putera Muhammadiyah di Jalan Kalora, Kelurahan Nunu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Jumat (27/3) sore.

RADAR PALU – Kebakaran melanda kompleks Panti Asuhan/Pesantren Putera Muhammadiyah di Jalan Kalora, Kelurahan Nunu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Jumat (27/3) sore.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena para santri tengah libur Idulfitri sehingga bangunan dalam kondisi kosong saat kejadian.

Laporan kebakaran diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palu pada pukul 15.07 WITA dari seorang pelapor bernama Purnama. Petugas kemudian bergerak cepat menuju lokasi pada pukul 15.09 WITA dan tiba sekitar pukul 15.18 WITA.

Saat tiba di lokasi, api dilaporkan sudah membesar dan melahap bangunan. Objek yang terbakar meliputi dua unit bangunan, yakni aula dan asrama panti asuhan, serta dua unit sepeda motor.

Berdasarkan hasil assessment awal, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik yang berasal dari kipas angin.

Proses pemadaman dipimpin Danton 1 Damkar Palu, Sakrin, S.A.P, dengan pendamping Kepala Bidang Penanggulangan dan Penyelamatan, Cheder Danusaputra, S.E.

Sebanyak 40 personel dari Peleton 1 dikerahkan, dibantu personel lepas jaga dari Peleton 2 dan Peleton 3. Selain itu, enam unit armada pemadam juga diturunkan untuk mengendalikan api.

Setelah dilakukan pemadaman dan pendinginan, operasi dinyatakan selesai pada pukul 16.35 WITA. Seluruh personel kembali ke markas dan tiba pukul 16.45 WITA.

Dalam penanganan kebakaran ini, sejumlah instansi turut terlibat, di antaranya TNI, Polri, PLN Kota Palu, Relawan Emergency Sulawesi Tengah (R.E.S.T), TBM Arteria Unisa, serta Satlinmas Kota Palu.

Hingga saat ini, kerugian material akibat kebakaran masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.(*)

Editor : Mugni Supardi
#kebakaran Palu #panti Muhammadiyah terbakar #kebakaran Nunu Tatanga #korsleting listrik #Damkar Palu