RADAR PALU – Kondisi trotoar di Kota Palu kian memprihatinkan. Hasil pantauan pada Jumat (27/3/2026) menunjukkan sejumlah penutup drainase di jalur pejalan kaki mengalami kerusakan parah, bahkan hilang hingga menyisakan lubang terbuka.
Kerusakan tersebut ditemukan di beberapa titik, di antaranya di Jalan Suprapto dan Jalan S. Parman. Sejumlah penutup drainase terlihat lapuk, sementara lainnya sudah tidak ada, sehingga membahayakan pengguna jalan.
Lubang-lubang tersebut berada tepat di lintasan pejalan kaki. Penutup berbahan besi diduga rusak akibat usia pakai yang sudah lama serta minimnya perawatan.
Kondisi ini menjadi ancaman serius, terutama bagi pejalan kaki yang melintas tanpa kewaspadaan. Risiko terperosok cukup tinggi, khususnya pada malam hari atau saat pencahayaan terbatas.
Selain itu, trotoar yang rusak juga berpotensi membahayakan pengendara sepeda motor yang kerap menggunakan jalur pejalan kaki untuk menghindari kemacetan.
Kerusakan fasilitas umum ini dinilai perlu segera mendapat perhatian pemerintah. Perbaikan mendesak diperlukan, termasuk mengganti penutup drainase dengan material yang lebih kuat dan tahan lama.
Penggunaan beton dinilai dapat menjadi solusi yang lebih aman dibandingkan besi, karena lebih tahan terhadap cuaca dan tidak mudah rusak dalam jangka panjang.
Dengan penanganan yang tepat, trotoar diharapkan kembali menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya pejalan kaki.(mg2)
Editor : Mugni Supardi