RADAR PALU – Intensitas kebakaran di Kota Palu selama bulan Ramadan terpantau menurun. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palu justru lebih banyak menangani kasus penyelamatan (rescue) dibandingkan pemadaman api.
Kepala Bidang Penanggulangan dan Penyelamatan Disdamkarmat Palu, Danu Saputra, mengungkapkan sepanjang Ramadan kejadian kebakaran relatif sedikit.
“Selama bulan Ramadan ini, kejadian kebakaran itu kurang. Yang banyak justru penyelamatan atau rescue,” ujarnya.
Ia menjelaskan, jenis penyelamatan yang ditangani cukup beragam. Mulai dari evakuasi hewan hingga membantu warga dalam kejadian ringan.
“Seperti ular yang masuk ke rumah warga, kucing, anjing, termasuk juga kunci motor yang jatuh di lokasi tertentu,” jelasnya.
Meski demikian, Disdamkarmat Palu mencatat tetap ada satu kejadian kebakaran selama Ramadan. Peristiwa tersebut terjadi pada pagi hari dan melibatkan rak telur untuk pakan ternak.
“Ada satu kejadian sekitar pukul enam pagi. Yang terbakar itu rak telur untuk pakan ternak,” katanya.
Danu menambahkan, kasus kebakaran rumah warga juga mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya. Sementara laporan yang masuk didominasi permintaan bantuan penyelamatan.
Ia memastikan Disdamkarmat Palu tetap siaga dalam menangani berbagai laporan masyarakat, baik kebakaran maupun kondisi darurat lainnya.
“Sejauh ini masih didominasi penyelamatan, belum ada kejadian menonjol lainnya,” tutupnya.(mg2)
Editor : Mugni Supardi