RADAR PALU – Pasien Puskesmas Sangurara usai Lebaran mulai berdatangan dengan berbagai keluhan, didominasi infeksi saluran pernapasan dan gangguan pencernaan.
Layanan kesehatan di Puskesmas Sangurara, Kota Palu, kembali dibuka setelah libur Idul Fitri 1447 Hijriah.
Di hari pertama operasional, tercatat sebanyak 29 pasien datang untuk berobat.
Kepala Puskesmas Sangurara, Suardi, menyebut pasien Puskesmas Sangurara usai Lebaran didominasi keluhan ringan.
"Jumlah pasien kemarin itu mencapai 29 orang dengan kasus terbanyak commond cold (batuk beringus), ISPA, dan Disepsia," tulis Suardi melalui pesan WhatsApp, Selasa (24/3/2026).
Suardi menjelaskan, pasien Puskesmas Sangurara usai Lebaran sebagian besar mengalami gangguan pernapasan dan pencernaan.
Meski demikian, pihaknya belum dapat memastikan apakah keluhan tersebut berkaitan langsung dengan pola makan selama Lebaran.
"Belum terlihat karena baru 1 atau 2 yang datang misal kasus kolesterol dan hipertensi," ungkapnya.
Menurutnya, sejumlah keluhan yang muncul kemungkinan merupakan penyakit bawaan pasien.
Karena itu, kondisi kesehatan yang dialami belum bisa sepenuhnya dikaitkan dengan momen Lebaran.
"Kalau dibilang keterkaitan mungkin sifatnya sementara, karena bisa saja memang ada riwayat penyakit tersebut, jadi ya belum nampak sebagai akibat dari Lebaran," jelas Suardi.
Meski pasien Puskesmas Sangurara usai Lebaran masih didominasi penyakit ringan, masyarakat tetap diimbau menjaga kesehatan.
Suardi menyarankan warga untuk mengatur pola makan setelah mengonsumsi makanan berlemak dan bersantan selama Lebaran.
"Harapnya ya bisa tetap jaga kesehatan, banyak minum air putih, makan sayuran dan buah agar menstabilkan makanan yang berlemak dan bersantan," tutupnya.***
Editor : Muhammad Awaludin