Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Khatib Salat Idulfitri 1447 H di Vatulemo Palu Tekankan Taqwa Jadi Fondasi Pembangunan Berkelanjutan

Magang • Sabtu, 21 Maret 2026 | 16:26 WIB

TEKANKAN TAQWA DALAM PEMBANGUNAN: Khatib Sahran Raden menyampaikan pesan penting mengenai peran ketakwaan dalam kehidupan sekaligus pembangunan di Kota Palu.
TEKANKAN TAQWA DALAM PEMBANGUNAN: Khatib Sahran Raden menyampaikan pesan penting mengenai peran ketakwaan dalam kehidupan sekaligus pembangunan di Kota Palu.
RADAR PALU — Suasana khusyuk menyelimuti Lapangan Vatulemo di Jalan Balai Kota Timur, Sabtu (21/3/2026), ketika ribuan warga berkumpul untuk melaksanakan Salat Idulfitri 1447 Hijriah. Pada kesempatan tersebut, khatib Sahran Raden menyampaikan pesan penting mengenai peran ketakwaan dalam kehidupan sekaligus pembangunan di Kota Palu.

Sahran Raden yang juga merupakan Ketua LP2M (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) UIN Datokarama Palu menjelaskan bahwa pembangunan yang ideal harus bertumpu pada nilai iman dan takwa. Ia menegaskan bahwa nilai tersebut selaras dengan arah pembangunan daerah.

“Taqwa berkelanjutan memiliki relevansi yang sangat kuat dengan visi Kota Palu yang Mantap Bergerak dan berkelanjutan,” ujarnya dalam khutbah.

Ia menguraikan bahwa aspek spiritual dan moral perlu dijadikan landasan dalam mendorong pembangunan yang inovatif serta kolaboratif.

Selain itu, ketakwaan juga tercermin dalam kepedulian terhadap lingkungan hidup.

“Taqwa berkelanjutan juga merupakan implementasi dari keberlanjutan lingkungan yang diwujudkan melalui perilaku menjaga lingkungan,” katanya.

Menurutnya, menjaga kelestarian alam merupakan bagian dari tanggung jawab manusia agar tidak menimbulkan kerusakan yang dapat mengganggu keseimbangan kehidupan. Ia pun mengingatkan ajaran agama agar manusia tidak merusak bumi yang telah diciptakan dengan baik.

 

BERI KHUTBAH: Suasana saf terdepan salat Idulfitri 1447 H di Lapangan Vatulemo pada Sabtu Sabtu (21/3/2026). Tampak khatib Sahran Raden (kanan)  saat memberikan khutbah.
BERI KHUTBAH: Suasana saf terdepan salat Idulfitri 1447 H di Lapangan Vatulemo pada Sabtu Sabtu (21/3/2026). Tampak khatib Sahran Raden (kanan) saat memberikan khutbah.

Sahran juga menjelaskan bahwa ketakwaan mencakup berbagai aspek, mulai dari pembentukan karakter pribadi yang berakhlak, jujur, dan bertanggung jawab, hingga memperkuat kepedulian sosial yang mampu mempererat persatuan.

Di samping itu, ketakwaan juga mencakup hubungan manusia dengan lingkungan serta penerapan nilai integritas dalam kehidupan sehari-hari.

Ia turut menyinggung makna puasa Ramadan sebagai proses pembinaan diri yang berdampak luas. Menurutnya, puasa melatih pengendalian diri dari sikap konsumtif sekaligus menumbuhkan kesadaran ekologis.

“Puasa meningkatkan ketaqwaan ekologis dengan melatih pengendalian diri terhadap konsumsi berlebih dan membangun empati terhadap alam,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia menilai tantangan setelah Ramadan adalah menjaga konsistensi dalam mengamalkan nilai-nilai kebaikan yang telah dibentuk selama bulan suci. Ia mengingatkan jamaah agar tetap memakmurkan masjid serta mempertahankan amalan yang telah dibiasakan.

Menutup khutbahnya, Sahran berharap nilai ketakwaan yang telah terbentuk selama Ramadan dapat terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari, sehingga melahirkan masyarakat yang berakhlak, peduli terhadap lingkungan, serta mendukung pembangunan berkelanjutan di Kota Palu.(mg1)

Editor : Nur Soima Ulfa
#Idulfitri 1447 H #UIN Datokarama #Vatulemo Palu #Sahran Raden