RADAR PALU - Pemerintah Kota Palu menandatangani nota kesepakatan kerja sama penguatan optimalisasi pajak daerah bersama sejumlah aparat penegak hukum di ruang kerja Wali Kota Palu, Jumat (13/3/2026). Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan pendapatan daerah sekaligus mendukung pembangunan Kota Palu.
Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid. Kegiatan ini diinisiasi oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan melibatkan unsur kepolisian, TNI, kejaksaan, serta pengadilan negeri.
Hadianto mengatakan, kerja sama lintas institusi tersebut difokuskan pada penguatan pengawasan dan penegakan aturan terhadap seluruh jenis pajak daerah.
“Semua pajak daerah menjadi fokus dalam kerja sama ini,” ujar Hadianto.
Ia menjelaskan, pemerintah kota juga akan memperkuat digitalisasi sistem pendapatan daerah sebagai strategi utama meningkatkan kepatuhan wajib pajak.
Melalui sistem digital yang lebih terintegrasi, pemerintah dapat memantau potensi pajak secara lebih transparan dan akurat. Selain itu, langkah tersebut juga bertujuan memastikan seluruh objek dan subjek pajak menjalankan kewajibannya sesuai aturan.
“Strateginya adalah penguatan digitalisasi pendapatan daerah dan memastikan seluruh objek serta subjek pajak betul-betul menerapkan aturan yang telah ditetapkan pemerintah,” katanya.
Menurut Hadianto, keterlibatan aparat penegak hukum penting untuk memastikan pengawasan berjalan efektif. Sinergi ini juga diharapkan dapat mendorong pembinaan kepada wajib pajak sekaligus memperkuat penegakan aturan.
Ia menyebut kerja sama tersebut menjadi bagian dari forum komunikasi pembinaan daerah yang melibatkan berbagai institusi.
“Alhamdulillah hari ini kita menandatangani kerja sama yang melibatkan kejaksaan, kepolisian, Kodim, dan pengadilan negeri agar penegakan hukum bisa berjalan lebih baik,” jelasnya.
Pemkot Palu juga mengapresiasi masyarakat serta pelaku usaha yang selama ini telah menunjukkan kesadaran membayar pajak daerah. Menurut Hadianto, kontribusi masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pembangunan kota.
Ia menilai kesadaran tersebut mulai terlihat dari meningkatnya partisipasi masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak.
“Kami menyampaikan terima kasih karena masyarakat sudah mulai menunjukkan keinginan kuat untuk terlibat dan memberikan kontribusi nyata dalam penguatan pembangunan kota,” ujarnya.
Hadianto berharap kesadaran masyarakat tersebut dapat terus meningkat. Dengan begitu, pemerintah daerah dapat mengembalikan manfaat dari pajak yang dibayarkan melalui berbagai program pembangunan dan peningkatan layanan publik.
“Insya Allah kontribusi masyarakat akan berbuah baik melalui kerja-kerja nyata pemerintah sesuai harapan masyarakat,” tutupnya.***
Editor : Muhammad Awaludin