RADAR PALU - Balai Besar POM di Palu berkomitmen mendukung penuh upaya kolaboratif lintas sektor dalam pencegahan stunting, khususnya melalui pengawasan obat dan makanan yang aman, bermutu, dan bermanfaat bagi masyarakat
Itu ditunjukkan dengan kehadiran Kepala Balai POM di Palu saat kegiatan Rembuk Stunting Kota Palu Tahun 2026 yang dilaksanakan pada Selasa, 10 Maret 2026 di Auditorium Setda Kota Palu, Palu.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Palu sebagai forum koordinasi lintas sektor dalam upaya percepatan penurunan stunting.
Rembuk Stunting merupakan kegiatan yang dilaksanakan setiap tahun dengan tujuan membangun komitmen bersama seluruh stakeholder dalam upaya mencegah dan menurunkan angka stunting di Kota Palu.
Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, instansi vertikal, dunia usaha, organisasi profesi, serta masyarakat dalam mendukung program percepatan penurunan stunting.
Dalam arahannya, Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin menyampaikan bahwa selain membangun komitmen bersama, Rembuk Stunting juga bertujuan untuk memastikan intervensi pencegahan dan penurunan stunting dapat dilakukan secara terintegrasi oleh seluruh pihak.
Forum ini sekaligus menjadi momentum untuk mengevaluasi pelaksanaan intervensi yang telah dilakukan pada tahun sebelumnya, termasuk menilai apakah sasaran program dan alokasi anggaran yang telah ditetapkan sudah tepat sasaran atau masih perlu perbaikan.
Pada tahun ini, Pemkot Palu juga menekankan perubahan fokus intervensi, yaitu dengan memperkuat upaya pencegahan sejak awal masa kehamilan.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas program penanganan stunting melalui pendekatan yang lebih dini dan komprehensif.
Melalui kegiatan ini diharapkan dapat dihasilkan rencana intervensi yang lebih tepat sasaran, lebih spesifik, dan lebih sensitif, sehingga upaya percepatan penurunan stunting di Kota Palu dapat berjalan lebih optimal.(*)
Editor : Mugni Supardi