Setiap malam, terutama pada akhir pekan, lapangan yang berada di jantung Kota Palu ini dipadati masyarakat yang datang untuk bersantai bersama teman maupun keluarga.
Remaja hingga orang dewasa tampak berkumpul dalam kelompok-kelompok kecil.
Mereka duduk melingkar, bercengkerama, bahkan sekadar berselonjor menikmati udara malam.
Tanpa kursi atau meja, sebagian pengunjung cukup beralaskan lantai lapangan maupun rumput sintetis yang membentang luas di area tersebut.
Menariknya, semakin larut malam suasana justru semakin ramai. Tak sedikit pengunjung yang memilih bertahan hingga menjelang subuh.
Hafid, salah seorang warga yang kerap menghabiskan waktu di kawasan tersebut, mengatakan fenomena “piknik malam” di Vatulemo sudah berlangsung selama beberapa bulan terakhir.
“Sekarang hampir setiap malam ramai. Apalagi kalau akhir pekan, orang-orang bisa nongkrong sampai subuh. Bukan cuma anak muda, banyak juga keluarga yang datang,” ujar Hafid saat ditemui di lokasi.
Menurutnya, suasana santai dan terbuka membuat banyak orang memilih berkumpul di lapangan dibandingkan di tempat lain.
Fenomena ini bahkan menarik perhatian warga dari luar Kota Palu. Yeni, warga Kabupaten Sigi, mengaku sengaja datang bersama kawannya untuk menikmati suasana malam di Vatulemo.
“Tempatnya ramai tapi tetap nyaman. Saya suka karena suasananya santai, orang bisa duduk di mana saja sambil ngobrol,” kata Yeni.
Ia juga menilai kebersihan di kawasan lapangan cukup terjaga berkat kehadiran petugas dari Satuan Polisi Pamong Praja Kota Palu yang berjaga dan mengingatkan pengunjung agar tidak membuang sampah sembarangan.
Meski demikian, Yeni berharap fasilitas tempat sampah di sekitar lapangan dapat ditambah.
“Kalau bisa tempat sampahnya diperbanyak lagi supaya pengunjung tidak perlu jauh-jauh mencari tempat buang sampah,” tambahnya.
Di sekitar lapangan memang terdapat sejumlah kafe yang menjadi tempat nongkrong alternatif. Namun, keramaian justru lebih terasa di tengah lapangan.
Banyak pengunjung memilih duduk santai di ruang terbuka, menikmati suasana malam bersama teman dan keluarga.
Fenomena berkumpul santai hingga larut malam ini perlahan menjadikan Lapangan Vatulemo sebagai salah satu ruang publik favorit masyarakat untuk melepas penat sekaligus mempererat kebersamaan. (*)
Editor : Agung Sumandjaya