RADAR PALU – Polresta Palu melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) dan pemantauan ketersediaan stok serta harga komoditi pangan strategis di sejumlah pasar tradisional di Kota Palu, Selasa (3/3). Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi di wilayah tersebut.
Dalam kegiatan tersebut, tim yang mewakili Kapolresta Palu, Kombes Pol Hari Rosena, dipimpin oleh Kanit Eksus IPDA Qobitin Elia Rosa. Petugas turun langsung memantau sejumlah komoditi utama seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, dan cabai.
Pemantauan dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok tetap aman serta harga masih berada dalam batas kewajaran.
IPDA Qobitin Elia Rosa menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif kepolisian dalam mendukung program pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.
“Kami turun langsung ke pasar untuk memastikan stok aman dan harga masih dalam batas wajar, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” ujarnya di sela-sela kegiatan sidak.
Menurutnya, pengawasan terhadap pergerakan harga dan distribusi bahan pokok menjadi hal penting, terutama dalam menjaga daya beli masyarakat.
Ia menyebut, koordinasi lintas sektor terus diperkuat guna mengantisipasi potensi gangguan distribusi maupun praktik penimbunan barang.
Selain berdialog dengan pedagang, petugas juga menanyakan langsung kondisi pasokan dari distributor serta tren harga dalam beberapa pekan terakhir.
Dari hasil pemantauan sementara, stok bahan pokok terpantau tersedia dan belum ditemukan lonjakan harga signifikan.
IPDA Qobitin menegaskan, pihaknya tidak akan ragu mengambil langkah tegas apabila ditemukan pelanggaran di lapangan.
“Jika ada temuan pelanggaran, tentu akan kami tindak sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Ia menambahkan, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam memberikan rasa aman dan kepastian kepada masyarakat, khususnya terkait kebutuhan pokok sehari-hari.
Dengan adanya sidak ini, diharapkan stabilitas harga pangan di Kota Palu tetap terjaga dan masyarakat dapat beraktivitas tanpa kekhawatiran terhadap kelangkaan maupun kenaikan harga yang tidak wajar.
Editor : Wahono.