Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Guru SD-SMP Palu Magang ke Malaysia, Ini Tujuannya

Annisa Tri Yusnida • Senin, 2 Maret 2026 | 13:34 WIB

Kepala Disdikbud Kota Palu Hardi menjelaskan program magang guru ke Malaysia, Senin (2/3/2026).
Kepala Disdikbud Kota Palu Hardi menjelaskan program magang guru ke Malaysia, Senin (2/3/2026).

RADAR PALU – Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Palu menggandeng Putera Sampoerna Foundation dalam pelaksanaan Program Magang ke Luar Negeri bagi guru jenjang SD dan SMP.

Program yang telah berjalan selama dua tahun ini bertujuan meningkatkan kompetensi serta kualitas tenaga pendidik agar mampu beradaptasi dengan perkembangan pendidikan global. 

 

 

 

Kepala Disdikbud Kota Palu, Hardi, menjelaskan tahapan awal program dimulai dengan proses profiling atau pemetaan kompetensi guru yang mendaftar. 

“Profiling kami lakukan untuk memetakan kompetensi guru yang akan mengikuti program magang,” ujar Hardi saat ditemui, Senin (2/3/2026).

Menurutnya, pemetaan tersebut mencakup empat aspek utama, yakni kepribadian, pedagogik, sosial, dan profesional. Langkah ini dilakukan agar potensi dan kemampuan guru dapat terlihat secara terukur.

“Selama ini mungkin ada guru yang belum mengetahui kompetensinya karena belum terdata secara jelas, sehingga profiling ini menjadi penting,” ungkapnya. 

Selain profiling, peserta juga wajib mengikuti sejumlah tahapan seleksi, mulai dari tes teori hingga praktik mengajar.

“Kita akan lakukan tes teori, kemudian praktik,” tambahnya.

Program magang direncanakan berlangsung di Malaysia. Negara tersebut dipilih karena memiliki kesamaan budaya dan bahasa dengan Indonesia, sehingga dinilai efektif untuk memperkuat pertukaran wawasan dan pengalaman antarpendidik.

Terkait jumlah peserta, Disdikbud merencanakan 20 guru sebagai tahap awal. Namun, jumlah itu masih bisa bertambah hingga 30 orang, menyesuaikan ketersediaan anggaran.

“Kita rencanakan 20 orang, tapi nanti disesuaikan dengan anggaran. Kalau memungkinkan bisa sampai 30 guru,” imbuhnya.

Hardi berharap program ini dapat terus berlanjut dan diperluas ke negara lain sebagai bagian dari strategi peningkatan mutu pendidikan di Kota Palu.

“Semoga ke depan program ini bisa terus berjalan dan menyasar negara selain Malaysia,” pungkasnya.***

Editor : Muhammad Awaludin
#Guru SD SMP Magang Malaysia #Program Pendidikan Internasional #Radar Palu #Putera Sampoerna Foundation #Magang Guru Palu #disdikbud kota palu