RADAR PALU – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palu menggelar Safari Dakwah dan Silaturrahmi Ramadhan 1447 Hijriah dengan menurunkan 40 pendakwah ke berbagai penjuru wilayah Kota Palu.
Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, mulai 26 Februari hingga 1 Maret 2026 itu menyasar 40 masjid yang tersebar di ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah tersebut.
Program ini menjadi bagian dari komitmen MUI dalam memperkuat pemahaman keagamaan masyarakat selama bulan suci.
Ketua MUI Kota Palu, Zainal Abidin, menegaskan bahwa Safari Dakwah Ramadhan merupakan ikhtiar kolektif untuk menghadirkan bimbingan keagamaan secara langsung di tengah umat.
Menurutnya, ibadah puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan diri dari segala bentuk perbuatan yang dapat mengurangi nilai ibadah.
Ia mengingatkan pentingnya menjaga lisan, memperbanyak amal saleh, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menjadikan Ramadhan sebagai momentum perbaikan diri dan peningkatan kualitas keimanan.
“Melalui Safari Dakwah ini, kami ingin menghadirkan penguatan tentang makna dan hikmah puasa, sekaligus membangun semangat kebersamaan dalam menjalankan ibadah Ramadhan,” ujarnya, Ahad (1/3).
Sementara itu, Sekretaris MUI Kota Palu, Ulumuddin Ahma, menyampaikan bahwa kegiatan Safari Silaturrahmi Ramadhan turut dirangkaikan dengan penyerahan parcel buka puasa kepada para imam dan jajaran Pegawai Syara di masing-masing masjid yang dikunjungi.
Penyerahan tersebut, kata dia, merupakan bentuk apresiasi dan perhatian MUI kepada para pelayan umat yang selama ini istiqamah menjalankan tugas-tugas keagamaan di masjid.
Ia berharap Safari Dakwah Ramadhan ini mampu memperdalam pemahaman masyarakat tentang esensi puasa, mempererat tali silaturrahmi umat Islam, serta memperkuat sinergi antara ulama dan umat dalam menjaga kerukunan dan keharmonisan kehidupan beragama.
“Kami berharap suasana Ramadhan di Kota Palu semakin khusyuk, penuh kebersamaan, dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya. ***
Editor : Talib