RADAR PALU - Aktivitas ronda malam kembali dihidupkan di Huntap Duyu, Palu. Warga berupaya menjaga lingkungan tetap aman setelah beberapa kali terganggu aksi balap liar menjelang subuh.
Meski pencurian mulai berkurang, suara knalpot bising justru menjadi keluhan baru yang muncul hampir setiap Ramadan.
Warga Hunian Tetap (Huntap) Duyu, Kecamatan Tatanga, kini lebih sering berjaga pada waktu rawan. Langkah ini dilakukan untuk mencegah gangguan keamanan, terutama balap liar yang kerap muncul menjelang subuh.
Djabir (51), salah satu warga, mengatakan aksi terakhir terjadi Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 05.00 Wita, tak lama setelah waktu sahur.
Sekelompok remaja masuk ke kawasan permukiman dan memacu motor dengan knalpot bising. Mereka tidak hanya melintas, tetapi juga berhenti dan menggeber kendaraan di depan rumah warga.
“Orang-orang sudah takut, makanya saya dibangunkan. Mereka datang subuh, gas motor keras sekali,” katanya, Rabu (25/2).
Menurut Djabir, balap liar sudah menjadi pola berulang, terutama saat Ramadan. Biasanya, para pelaku awalnya berkumpul di jalan sekitar, lalu masuk ke kawasan huntap yang relatif sepi.
Warga sempat mencoba membubarkan mereka sebelum aparat kepolisian datang mengamankan situasi.
Selama ini, ronda malam terbukti membantu menekan kasus pencurian yang sebelumnya sempat terjadi, mulai dari tabung gas hingga sepeda motor. Namun, balap liar dinilai lebih sulit dicegah karena muncul tiba-tiba pada waktu subuh.
Warga berharap ada patroli rutin, terutama pada akhir pekan dan menjelang sahur, agar lingkungan tetap tenang.
“Kami hanya ingin suasana aman. Supaya masyarakat bisa istirahat dengan nyaman,” ujar Djabir.***
Editor : Muhammad Awaludin