RADAR PALU – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Palu meningkatkan patroli subuh selama bulan suci Ramadhan guna mengantisipasi aksi balap liar serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di sejumlah ruas jalan di Kota Palu.
Kegiatan patroli tersebut menyasar titik-titik rawan, seperti Jalan Diponegoro, Jalan Cumi-Cumi (jalur elevated road), Jalan Komodo, hingga kawasan Jalan Kampung Nelayan. Kehadiran personel di lapangan tak hanya fokus pada pencegahan pelanggaran lalu lintas, tetapi juga memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan.
Dalam patroli tersebut, petugas membantu seorang pengendara yang mengalami bocor ban di kawasan Jalan Cumi-Cumi. Polisi sigap turun tangan membantu proses penggantian ban agar pengendara dapat kembali melanjutkan perjalanan dengan aman.
Kapolresta Palu Kombes Pol. Hari Rosena melalui Kasat Lantas Atmaji Sugeng Wibowo menyampaikan bahwa patroli subuh merupakan langkah preventif untuk menekan potensi gangguan kamtibmas, khususnya aksi balap liar yang kerap terjadi menjelang waktu sahur.
“Selama bulan Ramadhan, kami fokus melaksanakan patroli subuh, pengamanan salat tarawih, serta pengamanan pasar takjil menjelang magrib agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk,” ujar AKP Atmaji, Kamis (19/2).
Selain patroli subuh, jajaran Satlantas juga terlibat dalam pengamanan salat tarawih di sejumlah masjid serta pengaturan arus lalu lintas di lokasi penjualan takjil yang biasanya dipadati warga menjelang berbuka puasa.
AKP Atmaji menegaskan, tugas kepolisian bukan semata-mata melakukan penegakan hukum, melainkan juga memberikan pelayanan dan bantuan sosial kepada masyarakat.
“Kami ingin memastikan Polri hadir untuk membantu masyarakat, termasuk saat menghadapi kendala di jalan seperti kendaraan bermasalah. Ini bagian dari pelayanan kami kepada warga Kota Palu,” tegasnya.
Dengan patroli rutin tersebut, diharapkan situasi kamtibmas selama Ramadhan di Kota Palu tetap kondusif dan masyarakat dapat beraktivitas serta beribadah dengan tenang.
Editor : Wahono.