Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Mesin Air Rusak, Janji Belum Jalan, Warga Laranggarui Lakukan Protes

admin • Senin, 16 Februari 2026 | 18:02 WIB

LAKUKAN PROTES: Warga membentangkan spanduk sebagai bentuk protes kepada pihak Perusahaan.
LAKUKAN PROTES: Warga membentangkan spanduk sebagai bentuk protes kepada pihak Perusahaan.
RADAR PALU – Warga lingkungan Laranggarui, Kelurahan Talise, Mantikulore, menagih realisasi sejumlah janji yang hingga kini belum dipenuhi oleh pihak PT Citra Palu Mineral (CPM), meski kesepakatan tersebut sudah berjalan hampir setahun.

Mereka menuntut pihak perusahaan segera merealisasikan sejumlah janji, terutama penyediaan air bersih sebagai kebutuhan mendasar masyarakat.

Koordinator masyarakat Laranggarui, Isnamoni, mengungkapkan bahwa dari tujuh poin komitmen yang sebelumnya disepakati bersama perusahaan, masih ada tiga poin krusial yang belum terealisasi.

Baca Juga: Dishub Tertibkan Pengendara yang Berhenti di Elevated Road, Kepadatan Muncul Sore hingga Malam

Ketiga poin tersebut yakni penyediaan air bersih, pembangunan bronjong di area sungai kering yang berpotensi mengancam keselamatan warga, serta komitmen perusahaan untuk mengakomodasi tenaga kerja dari masyarakat lokal Laranggarui.

“Kami atas nama seluruh masyarakat Laranggarui, menuntut secara tegas agar PT CPM segera menepati komitmennya. Air bersih adalah kebutuhan dasar yang tidak bisa ditunda-tunda lagi,” tegas Isnamoni saat ditemui sejumlah jurnalis di Palu, Sabtu (14/02/2026).

Ia menjelaskan, sebelumnya perusahaan sempat menyerahkan satu unit mesin untuk penyediaan air bersih.

Namun, fasilitas tersebut kini mengalami kerusakan dan tidak lagi dapat dimanfaatkan warga. Kondisi tersebut semakin memperparah kesulitan masyarakat dalam memperoleh air bersih yang layak konsumsi.

Selain persoalan air bersih, masyarakat juga menyoroti janji perusahaan terkait perekrutan tenaga kerja lokal. Hingga saat ini, menurut Isnamoni, komitmen tersebut belum juga terealisasi meski warga hanya mengajukan permintaan yang terbatas.

“Semua janji kosong terkait pernyataan yang disampaikan oleh Amran Amir yang pada waktu itu masih sebagai humas di PT CPM. Sampai sekarang kami masih menyimpan rekaman vidio saat Amran Amir berbicara dihadapan masyarakat Laranggarui. Padahal kami hanya meminta 14 orang saja masyarakat Laranggarui, agar bisa direkrut jadi karyawan atau pekerja di PT CPM. Akan tetapi, semua itu masih berupa janji kosong belaka,” ungkap Isnamoni.

Dihubungi terpisah, Senior Manajer PT CPM, Sudarto Adinegoro, terkait permintaan air bersih sudah dilaksanakan pihaknya. Begitu juga dengan rekrutmen sebagai karyawan. Memang diakuinya, permintaan warga tersebut akan dipenuhi secara bertahap.

“Untuk rekrutmen memang tidak bisa semua kita terima. Karena harus sesuai kompetensinya dan kemampuan pelamar itu sendiri,” ungkap Sudarto. (agg)

 

Editor : Agung Sumandjaya
#warga #tambang #Radar Palu #sulawesi tengah #kota palu #CPM Poboya