RADAR PALU - Beberapa ruas jalan di Kelurahan Lere, Palu Barat, masih menyisakan jejak kerusakan pascabencana.
Warga berharap perhatian pemerintah kota tak berhenti pada penanganan drainase, tetapi juga menyentuh perbaikan jalan yang dinilai mendesak.
Camat Palu Barat, Khomaeni, mengatakan Lere menjadi salah satu wilayah terdampak yang hingga kini masih membutuhkan pembenahan infrastruktur.
“Kita tahu bersama Lere adalah kelurahan terdampak. Beberapa ruas jalan sangat meresahkan masyarakat dengan kondisinya,” ujarnya, Rabu (11/2/2026).
Menurutnya, aspirasi itu datang dari berbagai tokoh masyarakat. Setidaknya ada tiga titik yang disebut paling mendesak, yakni Jalan Lamotu, Selar, dan Pangeran Hidayat.
Ia menjelaskan, keluhan tak hanya soal jalan. Drainase juga sempat menjadi sorotan, namun sudah masuk dalam rencana penanganan anggaran 2026.
“Yang masih terupdate di 2026 itu drainase,” katanya.
Meski begitu, warga dinilai lebih membutuhkan perbaikan jalan yang sudah beberapa tahun belum tersentuh perbaikan menyeluruh.
“Secara urgent, kebutuhan masyarakat adalah bagaimana jalan itu jadi perhatian pemerintah,” tegasnya.
Pihak kecamatan berharap, pada 2026 atau paling lambat 2027, tiga ruas jalan tersebut sudah bisa diaspal agar aktivitas warga kembali lebih nyaman.***
Editor : Muhammad Awaludin