RADAR PALU - Polemik pemilihan Ketua KONI Kota Palu belum berhenti. Setelah muncul penangguhan SK hasil Musorkot, pihak KONI mendatangi Pemerintah Kota Palu untuk meminta kejelasan sikap.
Audiensi itu justru menegaskan satu hal: Pemkot Palu tetap berpegang pada hasil Musorkot yang telah digelar akhir 2025 lalu.
Audiensi berlangsung di Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Palu. Pihak KONI Kota Palu menyampaikan keberatan atas penangguhan SK hasil Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) dan rencana untuk membawa persoalan ini ke KONI Pusat.
Pelaksana Tugas Kepala Dispora Kota Palu, Bachtiar, menerima langsung perwakilan KONI. Ia menyatakan, posisi Pemerintah Kota Palu hingga saat ini belum berubah.
Pemkot Palu, kata Bachtiar, masih mengakui hasil Musorkot yang digelar pada Desember 2025.
“Pemerintah Kota Palu masih tetap mengakui hasil Musorkot yang diselenggarakan Desember 2025 kemarin,” ujar Bachtiar, Kamis (5/2/2026).
Ia menegaskan, penetapan Reynold Kasrudin sebagai Ketua KONI Kota Palu dinilai telah melalui tahapan dan mekanisme yang berlaku. Karena itu, Pemkot Palu tidak menyetujui wacana pelaksanaan Musorkot ulang.
“Musorkot itu hanya dilaksanakan sekali. Kami tidak menginginkan adanya Musorkot berikutnya lagi,” tegasnya.
Menurut Bachtiar, polemik yang berlarut justru berpotensi mengganggu agenda olahraga daerah yang sudah menunggu di depan mata. Ia berharap persoalan internal KONI bisa segera diselesaikan.
“Harapan kami, masalah ini bisa cepat selesai dan hasil Musorkot dapat segera ditetapkan melalui SK,” katanya.***
Editor : Muhammad Awaludin