RADAR PALU— Suasana hangat dan penuh haru menyelimuti peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW di Rumah Merah Putih Difabel Berkarya, Kota Palu, Minggu (25/1/2026). Di tengah lantunan doa dan refleksi spiritual, momen tersebut semakin bermakna dengan hadirnya bantuan sosial dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Palu.
Baznas Kota Palu menyalurkan paket sembako kepada 60 penyandang disabilitas, sebagai bentuk kepedulian sekaligus penguatan nilai-nilai sosial yang sejalan dengan semangat Isra Miraj.
Ketua Baznas Kota Palu, Drs. Hi. Muchlis A. Mahmud, mengatakan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan kali kedua pihaknya menyasar komunitas penyandang disabilitas. Jika tahun sebelumnya bantuan diberikan dalam bentuk uang tunai, tahun ini Baznas memilih menyalurkan kebutuhan pokok.
“Tahun lalu kami berikan uang. Tahun ini berbeda, kami salurkan kebutuhan sembako, sembilan bahan pokok,” ujar Muchlis usai kegiatan.
Menurut Muchlis, bantuan tersebut bersumber dari Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) yang dihimpun Baznas dari masyarakat Kota Palu. Dana ZIS itu kemudian disalurkan kembali kepada para mustahik yang berhak menerima.
“Dananya berasal dari ZIS yang dititipkan masyarakat kepada Baznas untuk kami salurkan kepada mustahik,” jelasnya.
Ia menambahkan, sebagian besar dana ZIS yang terkumpul berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Palu yang secara rutin menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu sesama.
“Umumnya dan paling banyak memang dari ASN di Kota Palu,” tambah Muchlis.
Lebih jauh, Baznas Kota Palu menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi penyandang disabilitas. Bantuan ini, kata Muchlis, bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan hak-hak mustahik terpenuhi sesuai dengan prinsip syariat Islam.
“Mereka ini mustahik. Kami usahakan bantuan ini bukan yang terakhir, tapi terus berlanjut dengan kolaborasi berbagai pihak,” tegasnya.
Muchlis pun berharap, bantuan sembako yang diberikan dapat menghadirkan kebahagiaan sederhana bagi para penyandang disabilitas, terutama di momen keagamaan yang sarat makna.
“Minimal, bantuan ini bisa membahagiakan mereka,” pungkasnya.
Peringatan Isra Miraj di Rumah Merah Putih Difabel Berkarya pun menjadi simbol bahwa nilai ibadah dan kepedulian sosial dapat berjalan beriringan, menghadirkan keberkahan bagi semua pihak.***
Editor : Muhammad Awaludin