Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Dari Ruang Kelas ke Bursa Saham: SMA Negeri 5 Palu Bikin Kampus Tertinggal

Ade Safitri • Senin, 19 Januari 2026 | 15:40 WIB
Proses belajar siswa Ekstrakurikuler Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) SMAN 5 PALU, Kamis (15/1/2026).
Proses belajar siswa Ekstrakurikuler Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) SMAN 5 PALU, Kamis (15/1/2026).

RADAR PALU – Peta literasi keuangan di Sulawesi Tengah mendadak jungkir balik. Bukan universitas, melainkan SMA Negeri 5 Palu yang tampil sebagai kekuatan baru di dunia pasar modal. Lewat Ekstrakurikuler Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM), sekolah ini mencetak prestasi yang jarang terjadi: menyalip galeri investasi perguruan tinggi dan duduk di peringkat kedua nominal transaksi tertinggi se-Sulteng sepanjang 2025.

Prestasi tersebut sontak mencuri perhatian. Pasalnya, galeri investasi SMAN 5 Palu harus berhadapan langsung dengan galeri milik universitas yang dihuni mahasiswa dewasa. Namun hasilnya justru mencengangkan, siswa SMA mampu tampil lebih aktif dan agresif di pasar modal.

“Alhamdulillah, dari sekian banyak galeri di Sulawesi Tengah, kita berada di urutan dua untuk nominal transaksi. Bahkan mengungguli galeri dari universitas,” ujar Bimi, guru ekonomi sekaligus pembina KSPM SMAN 5 Palu, Kamis (15/1/2026). 

Capaian ini menegaskan bahwa literasi keuangan tidak lagi eksklusif milik kampus. Sejak berdiri pada 2021, KSPM SMAN 5 Palu tumbuh menjadi ikon baru sekolah, sekaligus laboratorium nyata pembelajaran investasi bagi remaja.

Kepala SMAN 5 Palu, Salim, menyebut keberhasilan tersebut lahir dari kolaborasi strategis dengan Fakultas Ekonomi Universitas Tadulako, Otoritas Jasa Keuangan, dan Bursa Efek Indonesia. Sinergi ini membuat siswa tidak hanya belajar teori, tetapi langsung mengenal ekosistem pasar modal sejak dini.

“Inilah keunggulan SMAN 5 Palu dibanding sekolah lain. Anak-anak dibimbing memahami bagaimana saham bekerja, bagaimana membaca pasar, dan bagaimana mengambil keputusan investasi melalui KSPM,” kata Salim. 

Meski berstatus galeri edukasi, aktivitas KSPM SMAN 5 Palu jauh dari sekadar simulasi. Antusiasme siswa untuk menjadi investor riil terbilang tinggi. Siswa yang telah memiliki KTP kini mulai membuka rekening saham resmi, sementara siswa lainnya mengasah naluri investasi melalui aplikasi IDX Mobile.

Fenomena ini menandai perubahan besar pola belajar generasi muda. Pasar modal tidak lagi dianggap rumit atau jauh dari dunia pelajar. Sebaliknya, SMAN 5 Palu membuktikan bahwa dengan pendampingan tepat, siswa SMA mampu memahami risiko, peluang, hingga strategi investasi sejak bangku sekolah.

Prestasi ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa literasi keuangan remaja di daerah mampu melampaui ekspektasi. Dari Palu, sebuah SMA menunjukkan bahwa masa depan investor Indonesia bisa dimulai lebih cepat dari yang dibayangkan.***

Editor : Muhammad Awaludin
#Pasar Modal Sulteng #Radar Palu #Literasi Keuangan #SMAN 5 Palu #KSPM Palu #galeri investasi