Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

KKN STIFA Pelita Mas Palu Dinilai Berdampak, Program Wajib Capai 100 Persen

Mugni Supardi • Senin, 12 Januari 2026 | 14:38 WIB
TERCAPAI 100 PERSEN : Seminar Evaluasi KKN Profesi Kesehatan Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi (STIFA) Pelita Mas Palu Angkatan XXIV Tahun 2025, Senin (12/1/2026).
TERCAPAI 100 PERSEN : Seminar Evaluasi KKN Profesi Kesehatan Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi (STIFA) Pelita Mas Palu Angkatan XXIV Tahun 2025, Senin (12/1/2026).

RADAR PALU - Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi (STIFA) Pelita Mas Palu Angkatan XXIV Tahun 2025 dinilai berjalan baik dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat di lokasi KKN, baik di Kabupaten Banggai maupun di Kota Palu.

Hal tersebut mengemuka dalam Seminar Evaluasi KKN yang digelar sebagai bagian dari penilaian kegiatan mahasiswa di lapangan.

Ketua STIFA Pelita Mas Palu, Prof. Dr. Apt. Joni Tandi, M.Kes, mengatakan seminar evaluasi menjadi ruang untuk menggali permasalahan di lokasi KKN, menilai pelaksanaan program kerja mahasiswa, serta mengukur sejauh mana kontribusi mahasiswa terhadap peningkatan kesehatan masyarakat.

“Secara umum program-program KKN berjalan dengan baik dan sudah diselesaikan seluruhnya. Kendala memang ada, namun secara substansi, program mereka tuntas dan berdampak,” ujar Prof. Joni Tandi.

Salah satu fokus KKN di Kabupaten Banggai adalah penanganan dan edukasi terkait tuberkulosis (TBC). Prof. Joni Tandi menjelaskan, saat mahasiswa pertama kali turun ke lokasi, ditemukan kasus TBC paru yang cukup menjadi perhatian.

“Mahasiswa difokuskan pada penyuluhan TBC, mulai dari jenis-jenisnya, cara pencegahan, hingga pentingnya pengobatan cepat. TBC ini sangat menular, satu penderita bisa menyebarkan ribuan bakteri hanya melalui pernapasan,” jelas Prof. Joni Tandi.

Selain penyuluhan, mahasiswa juga berperan aktif mengedukasi masyarakat agar segera memanfaatkan layanan kesehatan dan pengobatan yang tersedia di fasilitas kesehatan.

Sementara itu, Ketua Panitia KKN XXIV Tahun 2025, Dr. Apt. Syafika Alaydrus, M.Si, menuturkan seminar evaluasi bertujuan memastikan seluruh program wajib KKN benar-benar dilaksanakan dan memberikan manfaat.

“Evaluasi ini untuk melihat apakah program wajib terlaksana, apakah berdampak bagi masyarakat, dan juga bagi mahasiswa itu sendiri. Dari laporan yang masuk, rata-rata ketercapaian program mencapai hampir 100 persen,” ungkap Dr. Syafika Alaydrus.

Untuk diketahui, program prioritas KKN STIFA Pelita Mas Palu meliputi penanganan stunting, penanaman tanaman obat keluarga (TOGA), penyuluhan penyakit degeneratif, HIV/AIDS, serta edukasi bahaya narkoba.

Di beberapa lokasi, mahasiswa juga melakukan pemeriksaan kesehatan yang dibarengi dengan pembagian sembako.

Tak hanya bergerak di bidang kesehatan, mahasiswa KKN STIFA Pelita Mas Palu juga melakukan kegiatan sosial kemasyarakatan. Di beberapa desa di Kabupaten Banggai, mahasiswa menginisiasi lomba antardesa yang dinilai mampu meredam potensi konflik dan mempererat hubungan antarwarga.

“Bahkan Camat setempat menyampaikan baru kali ini beberapa desa yang biasanya sering berselisih bisa rukun lewat kegiatan lomba sederhana yang difasilitasi mahasiswa KKN,” kata Dr. Syafika Alaydrus.

Di Kota Palu, mahasiswa KKN terlibat aktif mendukung kegiatan Puskesmas dan Kelurahan, termasuk penanaman TOGA serta penyuluhan HIV/AIDS yang menjadi perhatian karena tren kasus yang meningkat.

Kegiatan KKN juga dinilai responsif terhadap situasi darurat. Saat terjadi bencana jalan putus di Kabupaten Banggai, mahasiswa KKN yang berada di sekitar lokasi turut membantu masyarakat terdampak.

“Ini menunjukkan KKN tidak hanya sekadar menjalankan program, tetapi juga membangun jiwa pengabdian mahasiswa. Harapannya, semangat ini tidak berhenti saat KKN, tetapi terus dibawa dalam kehidupan mereka sebagai tenaga kesehatan,” tutup Dr. Syafika Alaydrus.

Dengan hasil evaluasi tersebut, Kabupaten Banggai dinilai masih sangat layak menjadi lokasi KKN pada periode berikutnya, mengingat dukungan pemerintah daerah dan sambutan positif masyarakat setempat.(acm)

Editor : Mugni Supardi
#STIFA Pelita Mas Palu #Stunting #TOGA #KKN STIFA #KKN Banggai #Edukasi TBC #Seminar evaluasi KKN STIFA #KKN Kesehatan #KKN Kota Palu #Mahasiswa farmasi STIFA