Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

YAKESMA Bantu Mahasiswa Untad Asal Sumatera Yang Terdampak Bencana

Wahono. • Kamis, 8 Januari 2026 | 17:23 WIB
Penyerahan bantuan UKT oleh YAKESMA Sulteng kepada mahasiswa FISIP Untad asal Sumatera, disaksikan Wakil Dekan FISIP Untad Rismawati
Penyerahan bantuan UKT oleh YAKESMA Sulteng kepada mahasiswa FISIP Untad asal Sumatera, disaksikan Wakil Dekan FISIP Untad Rismawati

 

RADAR PALU – Aksi kemanusiaan kembali ditunjukkan Yayasan Kesejahteraan Madani (YAKESMA) Provinsi Sulawesi Tengah. Lembaga zakat nasional ini menyalurkan bantuan biaya pendidikan kepada seorang mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) asal Sumatera yang tengah menghadapi kesulitan ekonomi akibat bencana banjir di kampung halamannya.

 

Mahasiswa tersebut tercatat sebagai mahasiswa semester tiga Jurusan Antropologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Untad.

 

Bencana banjir yang melanda wilayah Sumatera Utara menyebabkan kebun orang tuanya rusak parah, akses jalan terputus, dan pendapatan keluarga hilang.

 

Kondisi itu membuat biaya hidup dan kuliah menjadi semakin berat, terlebih ia menempuh pendidikan jauh di Kota Palu.

 

Ketua YAKESMA Sulteng, Harris Anwar, S.Sos, menjelaskan bahwa YAKESMA bergerak cepat setelah menerima laporan kondisi mahasiswa tersebut.

 

“Orang tuanya kesulitan total. Kebun rusak, akses terputus. Sementara anaknya kuliah jauh dari keluarga. Bahkan untuk transportasi sehari-hari dia sering berjalan kaki,” ujar Harris, Rabu (7/1) di Kantor Radar Palu.

 

Untuk membantu kelanjutan studinya, YAKESMA membayarkan Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebesar Rp1,7 juta. Setelah potongan kebijakan kampus, total yang harus dibayarkan menjadi Rp1 juta dan ditunaikan langsung oleh YAKESMA. Penyerahan bantuan disaksikan Wakil Dekan FISIP Untad, Rismawati, sebagai bentuk transparansi.

Harris menegaskan bahwa bantuan diberikan tanpa memandang perbedaan identitas, agama, dan latar belakang penerima.

 

“Dia seorang Nasrani, sementara kami lembaga amil zakat. Tapi kemanusiaan tidak mengenal sekat. Yang penting dia bisa lanjut kuliah dan sukses,” tegasnya.

 

Selain membantu biaya kuliah, YAKESMA Sulteng berkomitmen mendampingi mahasiswa tersebut ke depan, mulai dari bantuan sembako, uang saku berkala, hingga advokasi beasiswa jika diperlukan.

 

“Kalau belum dapat beasiswa semester depan, saya tetap dampingi. Fokusnya agar pendidikannya selesai,” tambah Harris.

 

YAKESMA sendiri telah aktif di Sulawesi Tengah sejak lima hari setelah bencana gempa dan tsunami 2018. Programnya mencakup respons bencana, pelayanan kesehatan, dapur umum, air bersih, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi.

 

Saat ini, YAKESMA rutin memberikan beasiswa kepada mahasiswa UIN Datokarama, Universitas Terbuka, dan Untad, serta insentif bulanan bagi guru ngaji TPA dan pondok tahfidz.

 

Di saat bersamaan, YAKESMA Sulteng juga tengah menggalang donasi untuk korban bencana di Aceh dan Sumatera, termasuk mengirim 1.000 paket abon ikan hasil UMKM Palu dan Sigi.

 

Masyarakat dapat berdonasi melalui rekening Bank Syariah Indonesia (BSI) 853 533 3350. Donatur akan mendapatkan laporan penggunaan dana serta doa dari penerima manfaat. 

Editor : Wahono.
#Sumatra #palu #untad #YAKESMA #bantuan #ukt #mahasiswa #bencana #BSI