Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Angin Kencang Rusak Rumah di Palu, BPBD Ungkap Titik Rawan Genangan dan Pohon Tumbang

Wahono. • Kamis, 8 Januari 2026 | 17:23 WIB

 

RUSAK : Rumah warga di Kelurahan Kawatuna tampak mengalami kerusakan pada bagian atap setelah diterjang angin kencang yang melanda Kota Palu.
RUSAK : Rumah warga di Kelurahan Kawatuna tampak mengalami kerusakan pada bagian atap setelah diterjang angin kencang yang melanda Kota Palu.

RADAR PALU – Cuaca ekstrem kembali menguji kesiapsiagaan Kota Palu. Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada Kamis (8/1/2026) dini hari menyebabkan kerusakan rumah warga, genangan air, hingga pohon tumbang di sejumlah ruas jalan utama.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palu, sedikitnya enam rumah warga di Kelurahan Kawatuna mengalami kerusakan akibat terpaan angin kencang.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Palu, Irfan Suebo, membenarkan hal tersebut setelah tim melakukan pengecekan langsung di lapangan.

“Kerusakan berada di wilayah Kawatuna dan penyebabnya angin kencang. Tingkat kerusakan kategori sedang, umumnya atap seng yang terlepas. Ada yang hilang empat lembar sampai dua puluh lembar,” ujar Irfan.

Selain kerusakan rumah, hujan deras juga memicu genangan air di sejumlah wilayah Kota Palu. BPBD mencatat genangan terjadi di Kecamatan Palu Barat, tepatnya di sepanjang Jalan Ponegoro, serta di kawasan Jalan Bayam 1 dan Bayam 2 yang selama ini dikenal sebagai titik langganan genangan.

Menurut Irfan, kondisi tersebut masih dapat ditangani dengan cepat melalui kerja sama lintas instansi.

“Genangan masih bisa ditangani. Kami bersama Balai Jalan dan Dinas Sosial turun langsung untuk melakukan penyedotan air,” jelasnya.

Sementara itu, banjir lokal juga terjadi di wilayah Karajalimbah, Palu Selatan, yang dipicu oleh saluran drainase yang menyempit dan tidak mampu menampung debit air hujan.

BPBD menjelaskan, sebaran hujan deras di Kota Palu tidak terjadi secara merata. Beberapa kecamatan mengalami hujan dengan intensitas tinggi, sementara wilayah lain hanya diguyur hujan ringan.

RUSAK : Rumah warga di Kelurahan Kawatuna tampak mengalami kerusakan pada bagian atap setelah diterjang angin kencang yang melanda Kota Palu.
RUSAK : Rumah warga di Kelurahan Kawatuna tampak mengalami kerusakan pada bagian atap setelah diterjang angin kencang yang melanda Kota Palu.

Dalam kondisi tersebut, Wali Kota Palu bersama jajaran BPBD, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Sosial, dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sempat meninjau langsung sejumlah titik terdampak hingga pukul 06.00 WITA.

Dampak angin kencang juga menyebabkan pohon tumbang di empat lokasi berbeda. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Palu melakukan operasi evakuasi di:
Jalan Durian
Jalan Trans Sulawesi depan Perumahan Citra Land
Jalan Basuki Rahmat
Jalan Bulu Masomba

Operasi evakuasi berlangsung sejak pukul 05.54 hingga 10.42 WITA, dipimpin oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Penyelamatan Damkar Kota Palu, Cheder Danusaputra.

“Tiga pohon tumbang menutup badan jalan dan satu pohon lainnya menimpa rumah warga,” jelasnya.

Evakuasi melibatkan unsur Damkar, DLH, Polri, serta warga sekitar. Hingga Kamis siang, seluruh titik pohon tumbang telah ditangani dan kondisi dinyatakan aman.

BPBD Kota Palu mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat potensi cuaca ekstrem masih diperkirakan akan berlangsung dalam beberapa waktu ke depan.

Warga diminta segera melaporkan kejadian darurat, mengamankan barang-barang berisiko, serta menghindari berteduh di bawah pohon saat hujan dan angin kencang.***

Editor : Talib
#Cuaca ekstrem Palu #BPBD Kota Palu #angin kencang palu #banjir palu #pohon tumbang palu