Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Usai Nataru, Warga Diintai 3 Penyakit Ini: ISPA Masih Paling Menggila!

Muhammad Awaludin • Sabtu, 27 Desember 2025 | 16:19 WIB
Ketua Klaster 1 Manajemen Puskesmas Singgani, Suwanti / ilustrasi ancaman penyakit pasca Nataru
Ketua Klaster 1 Manajemen Puskesmas Singgani, Suwanti / ilustrasi ancaman penyakit pasca Nataru

RADAR PALU – Libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) tak hanya meninggalkan cerita liburan, tapi juga lonjakan penyakit yang mulai mengintai masyarakat.

Ketua Klaster 1 Manajemen Puskesmas Singgani, Suwanti mengungkapkan setidaknya ada tiga penyakit utama yang rutin meningkat usai perayaan akhir tahun.

Berdasarkan evaluasi data tahun-tahun sebelumnya, penyakit yang paling banyak diderita masyarakat pasca Nataru adalah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), kolesterol, dan hipertensi. 

“Biasanya ISPA, karena mungkin sembarang konsumsi, banyak pemanis. Rata-rata batuk. Kemudian kolesterol, hipertensi,” ujar Suwanti.

Suwanti menjelaskan, lonjakan kasus ISPA kerap terjadi saat momentum libur panjang. Pola hidup yang berubah drastis selama Nataru disebut menjadi faktor utama. 

“Kebanyakan batuk flu saat sudah mulai Nataru. Biasanya orang begadang, keluar malam, kehujanan, fisiknya turun,” jelasnya.

Dari ketiga penyakit tersebut, ISPA masih mendominasi dengan jumlah kasus tertinggi. Kelompok anak-anak juga disebut cukup rentan terdampak akibat daya tahan tubuh yang menurun selama liburan.

Untuk menekan lonjakan pasien pasca Nataru, pihak puskesmas bersama Dinas Kesehatan telah melakukan berbagai langkah pencegahan, mulai dari edukasi langsung hingga pemanfaatan media sosial.

“Ada edukasi face-to-face, penyuluhan di depan puskesmas, juga dari petugas promosi kesehatan. Bahkan dokter juga langsung memberi edukasi ke pasien,” kata Suwanti. 

Selain itu, informasi kesehatan juga disebarluaskan melalui Facebook, Instagram, dan grup-grup masyarakat agar menjangkau lebih banyak warga.

Suwanti mengingatkan masyarakat agar tidak lengah setelah libur panjang. Menurutnya, pola makan, tidur, dan olahraga harus kembali dijaga secara konsisten. 

“Insya Allah kalau sudah membiasakan pola hidup sehat, angka kesakitan pasti menurun,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam mengonsumsi daging dan makanan berlemak, dengan menyesuaikan kebutuhan gizi masing-masing.

“Sebenarnya harus konsultasi ke ahli gizi. Dilihat umur, berat badan, kebutuhan kalori, berapa gram yang boleh dikonsumsi,” tutup Suwanti.***

Editor : Muhammad Awaludin
#ispa #pasca nataru #akhir tahun #penyakit #kesehatan #pola hidup sehat #ispa meningkat