RADAR PALU – Di balik upaya Pemerintah Kota Palu meraih berbagai penghargaan di bidang pengelolaan sampah, masih tersimpan persoalan mendasar yang luput dari perhatian, yakni keselamatan para petugas pengangkut sampah.
Di lapangan, sejumlah petugas kebersihan masih ditemukan bekerja tanpa dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD) yang memadai, mulai dari sepatu keselamatan, sarung tangan, hingga masker.
Kondisi ini mendapat sorotan serius dari Ketua Komisi C DPRD Kota Palu, Abdurahim Nasar Al-Amri.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan pemerintah dalam pengelolaan sampah seharusnya diiringi dengan perhatian terhadap keselamatan dan kesehatan para pekerja yang menjadi garda terdepan dalam pelayanan kebersihan kota.
“Memang kita patut bersyukur karena Kota Palu telah menerima penghargaan terkait pengelolaan sampah. Tapi jangan sampai prestasi itu menutupi fakta bahwa keselamatan petugas di lapangan belum sepenuhnya diperhatikan,” ujar Abdurahim pada Kamis (18/12/2025).
Menurutnya, risiko kerja yang dihadapi petugas pengangkut sampah sangat tinggi. Sampah rumah tangga di Kota Palu hingga kini masih bercampur antara sampah organik dan non-organik, tanpa proses pemilahan yang baik.
Akibatnya, petugas kerap bersentuhan langsung dengan benda-benda berbahaya.
“Bayangkan jika di dalam tumpukan sampah terdapat pecahan kaca, paku, atau benda tajam lainnya. Kalau petugas tidak menggunakan APD, luka sedikit saja bisa berdampak serius bagi kesehatan mereka,” jelasnya.
Abdurahim menilai, tanpa APD yang layak, para petugas kebersihan sangat rentan mengalami kecelakaan kerja maupun penyakit akibat lingkungan kerja yang tidak higienis.
Ia mengingatkan agar pemerintah tidak terkesan hanya mengambil manfaat ekonomi dari pengelolaan sampah, sementara kesejahteraan dan keselamatan petugas diabaikan.
Ia pun mendorong agar dinas terkait dapat menjadikan penyediaan APD sebagai program prioritas ke depan.
“Saya berharap di tahun depan, semua petugas pengangkut sampah sudah diwajibkan menggunakan APD dan itu difasilitasi oleh pemerintah,” tegasnya.
Adapun APD yang dinilai penting antara lain sepatu pelindung, sarung tangan, serta masker untuk menghindari paparan bau dan zat berbahaya.
Menurut Abdurahim, penyediaan APD bukan sekadar bentuk kepedulian, melainkan kewajiban pemerintah dalam menjamin keselamatan kerja.
“Petugas pengangkut sampah adalah pahlawan kebersihan kota. Sudah seharusnya mereka bekerja dengan aman dan terlindungi,” pungkasnya. (who/cr2)
Editor : Talib