Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Akan Dibuat Jadi Kawasan Pemakaman dan Tetap Jadi Lapangan Sepak Bola Terungkap dari Rapat Koordinasi Pemkot Palu Terkait Pemanfaatan Dua Tanah Hibah

Taswin • Selasa, 23 Desember 2025 | 21:26 WIB
PEMANFAATAN LAHAN  : Wali Kota Palu, H Hadianto Rasyid SE saat memimpin rapat pertemuan bersama perwakilan warga Kelurahan Pengawu dan Bayaoge, Selasa (16/12/2025).
PEMANFAATAN LAHAN : Wali Kota Palu, H Hadianto Rasyid SE saat memimpin rapat pertemuan bersama perwakilan warga Kelurahan Pengawu dan Bayaoge, Selasa (16/12/2025).

RADAR PALU - Pemerintah Kota Palu menggelar rapat koordinasi bersama masyarakat Kelurahan Pengawu dan Bayaoge di Ruang Bantaya, Kantor Wali Kota Palu, Selasa (16/12/2025).

Rapat tersebut membahas pemanfaatan tanah hibah yang diberikan oleh salah satu pengusaha Kota Palu, Haji Hasan kepada Pemkot Palu sejak 2023 lalu.

Pantauan Radar Palu dalam pertemuan itu, Wali Kota Palu H. Hadianto Rasyid, SE menyampaikan tanah yang berada di wilayah Pengawu, telah resmi dihibahkan kepada Pemerintah Kota Palu. Rencananya untuk dimanfaatkan sebagai kawasan pekuburan khusus umat Islam.

Hibah tersebut telah ditandatangani secara resmi dan menjadi amanah yang harus ditindaklanjuti pemerintah daerah.

“Tanah ini dihibahkan kepada Pemkot Palu untuk dijadikan kawasan pemakaman. Perencanaannya akan mulai disusun tahun depan,”ujar Wali Kota.

Selain itu, Wali Kota juga mengungkapkan bahwa lapangan sepak bola Bayaoge ternyata juga telah dihibahkan oleh Haji Hasan kepada Pemerintah Kota Palu.

Hibah tersebut diberikan dengan amanah agar kawasan tersebut dibangun dan difungsikan khusus sebagai lapangan sepak bola, tanpa dialihfungsikan untuk keperluan lain.

Wali Kota menjelaskan bahwa kawasan pekuburan tersebut direncanakan akan diberi nama “Ami Hasan Farida”, sementara lapangan sepak bola akan dinamai “Lapangan Sepak Bola Galara Ami Hasan Farida”.

Pemberian nama ini merupakan bentuk penghormatan atas hibah yang telah diberikan. Penamaan tersebut juga diusulkan langsung oleh Wali Kota Palu.

Rencana pembangunan akan dilakukan secara bertahap, dengan penyusunan perencanaan pada tahun 2026 dan pelaksanaan pembangunan pada 2027.

Pemkot Palu juga kata walikota berkomitmen menata kawasan pekuburan secara baik, terang, dan tertib, termasuk dengan pembentukan UPTD khusus agar pengelolaannya lebih teratur.

Sementara untuk lapangan sepak bola, Pemkot akan menyiapkan desain baru yang modern dan representatif, yang nantinya akan dipresentasikan kepada masyarakat sebelum pembangunan dimulai.

Wali Kota Palu meminta kepada lurah Pengawu dan Bayaoge agar rencana tersebut disosialisasikan kepada masyarakat masing-masing wilayah.

“Saya minta kepada dua lurah ini untuk mensosialisasikan ke masyarakatnya. Semoga pembangunannya bisa lancar,” pungkasnya.

Setelah perencanaan rampung dan disepakati bersama, pembangunan akan dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.(win)

Editor : Talib
#Pekuburan #sepakbola #palu #Pemkot Palu #Hibah