RADAR PALU – Banjir bandang dan longsor yang menelan sebagian besar pulau Sumatra menjadi nestapa mendalam bagi seluruh Indonesia.
Berbagai sektor berupaya membuka jalan bantuan termasuk sektor pendidikan. Universitas Tadulako turut tanggap atas duka yang dialami oleh Sumatra.
Melalui surat edaran Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) nomor 4652/UN28.UN28.13/KU.07.00/2025 kepada Biro Akademik dan Kemahasiswaan perihal Pendataan Mahasiswa, Universitas Tadulako mengimbau kepada seluruh Dekan Fakultas dan Direktur Pascasarjana untuk segera menyampaikan informasi kepada mahasiswa yang berdomisili atau memiliki KTP wilayah Sumatra.
Mahasiswa diminta untuk mengisi formulir pendataan yang dapat diakses melalui tautan https://forms.gle/rAA4W8oacsB1EqaS7.
Pendataan ini merupakan bagian dari upaya penanganan pascabanjir Sumatra yang dilaksanakan dalam rangka tindak lanjut dari instruksi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Batas waktu pengisian formulir sampai tanggal 12 Desember 2025.
Atas terbitnya SK tersebut Radar Palu media Jawa Pos Group melakukan konfirmasi ke Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan, tetapi tidak membuahkan hasil.
Namun Wakil Bidang Akademik Kemahasiswaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Untad, Rismawati mengabarkan ISIP Untad melalui Dekan FISIP Untad dan jajarannya, menghimbau kepada semua civitas akademik untuk menindaklanjuti surat edaran tersebut sebagai bentuk dukungan penuh atas penanganan pascabanjir Sumatra.
“Berkaitan dengan Kebijakan Dekan FISIP UNTAD, bahwa pendataan mahasiswa asli Aceh, Sumut dan Sumbar telah dilakukan melalui link yang di-share di grup WA S1 di 5 program studi (administrasi, Sosiologi, Antropologi, Ilmu Pemerintahan, dan Ilmu Komunikasi) di semua angkatan 2020 - 2025.
baru satu orang mahasiswa yang terdata di program studi antropologi, lainnya tidak merespon, itu artinya terindikasi hanya 1 orang mahasiswa yg terdampak banjir dan tanah longsor,” ungkap Rismawati pada Jumat (12/12/2025).
Lebih lanjut bebernya, satu mahasiswa tersebut berasal dari kecamatan Pancur Batu, kabupaten Deli Serdang, provinsi Sumatra Utara.“Dari hasil rapat dengan pimpinan Perguruan Tinggi diinstruksikan kepada Keluarga Besar UNTAD untuk memberi bantuan dana Untad Peduli Bencana,” lanjutnya.
Donasi tersebut bisa dilakukan melalui nomor rekening BNI 2014247520. Kata Rismawati, bentuk donasi tersebut tertuang dalam Surat edaran Rektor UNTAD Prof.Dr.Ir.Amar,ST., M.T., nomor surat 4712/ HK.04.00/2025.(cr1)
Editor : Talib