Kepada Radar Palu Jawa Pos Group, Elvira menyatakan pencapaian tersebut berasa istimewa. Apalagi dirinya belum lama diamanahkan untuk memimpin di SDN Lasoani.
“Ini sangat istimewa untuk SDN Lasoani. Saya baru satu bulan lebih di sini, tapi sudah bisa mengikuti ajang sekolah berprestasi dan meraih posisi dua besar. Alhamdulillah,” ujarnya saat ditemui pada Senin (8/12/2025).
Dalam bidang olahraga, Elvira menyebut siswa kelas 4 bernama Riyota menjadi penyumbang medali melalui cabang renang dan lari. Sementara di bidang seni, sekolah masih fokus pada pembinaan dan kompetisi antarkelas sebelum melangkah ke ajang tingkat kota pada tahun 2026.
Pada sisi akademik, siswa kelas 6 baru saja mengikuti try-out dan berhasil masuk 10 besar untuk nilai Bahasa Indonesia. Untuk kelas bawah, ujian semester sedang berlangsung dan pihak sekolah berharap hasilnya sesuai ekspektasi.
Elvira menegaskan bahwa pencapaian di ajang sekolah berprestasi Kota Palu merupakan yang paling membanggakan. “Dari seratus lebih sekolah, kami bisa masuk lima besar. Itu luar biasa untuk kami,” katanya.
Ia menambahkan bahwa sekolah kini sedang menuju predikat Sekolah Adiwiyata, sekolah sehat, dan sekolah ramah anak, serta memperkuat kerja sama dengan berbagai OPD di Kota Palu.
Elvira juga menjelaskan bahwa keberhasilan sekolah berasal dari kerja sama kuat antara guru, tenaga kependidikan, orang tua, dan seluruh warga sekolahb“Saya membangun silaturahmi lebih dulu. Dukungan semua pihak membuat setiap program berjalan lancar,” jelasnya.
Menurutnya guru juga diminta memberikan dukungan tanpa batas waktu agar siswa tetap bersemangat lagi dan untuk performa guru yang baik turut menumbuhkan minat siswa-siswi untuk dapatkan prestasi yang lebih baik lagi.
SDN Lasoani juga menjalankan berbagai program pengembangan, mulai dari Iman dan Taqwa (Imtak), pramuka, olahraga, hingga kegiatan ekstrakurikuler lainnya. Setiap pagi, guru melakukan evaluasi minat dan bakat siswa-siswi.
“Dari situ kami tahu bidang apa yang harus dikembangkan, apakah seni, Imtak, atau lainnya, tetap disesuaikan dengan visi misi sekolah,” ujarnya.
Ada juga peran guru dan orang tua untuk dukungan dan dinilai yang sangat besar. bahkan mereka juga ikut mendampingi anak-anak saat kegiatan ekstrakurikuler sore hari. Selain itu, komunikasi kami pihak sekolah sangat aktif melalui grup wali murid untuk membantu guru dan orang tua yang menyamakan langkah dalam mendukung perkembangan siswa-siswi di SDN Lasoani ini.
Baca Juga: Nominasi Sekolah Berprestasi, Begini Cerita Kepala SDN Lasoani Hadirkan Inovasi Modern
Elvira juga mengakui adanya tantangan, seperti latar belakang siswa atau sikap wali murid yang kadang tidak sejalan dengan program sekolah. Namun ia menilai hal itu bukan hambatan besar.
“Setiap tantangan pasti ada jalan. Kita punya seribu satu trik untuk menyatu dengan semua stakeholder yang berada di lingkungan sekolah SDN Lasoani ini” katanya.
Untuk ke depannya, Elvira mengungkapkan SDN Lasoani menargetkan level yang lebih tinggi, termasuk Adiwiyata, sekolah sehat, dan peningkatan prestasi guru serta siswa. Dia pun berpesan agar seluruh warga sekolah tidak cepat puas.
“Apa pun yang kita capai harus disyukuri, tapi jangan berhenti di situ saja, dan teruntuk Anak-anak, guru, dan tenaga kependidikan harus tetap bergerak dan menjaga semangat untuk mengharumkan nama baik sekolah SDN Lasoani ini,saya juga berharap kerja sama antara sekolah dan OPD di Kota Palu ini terus menguat atau mendukung lagi demi pendidikan yang lebih baik,"pungkasnya.(mg2)
Editor : Nur Soima Ulfa