Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Pembukaan Prodi Profesi Apoteker di Wisuda XIX STIFA Pelita Mas Palu Diharapkan Beri Andil dalam Kebutuhan Tenaga Kefarmasiaan di Indonesia

Mugni Supardi • Rabu, 26 November 2025 | 16:45 WIB

Ketua STIFA Pelita Mas Palu, Prof.Dr. Apt.Joni Tandi., M.Kes.
Ketua STIFA Pelita Mas Palu, Prof.Dr. Apt.Joni Tandi., M.Kes.
 

 

RADAR PALU - Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi (STIFA) Pelita Mas Palu akan menggelar Wisuda XIX dengan suasana spesial, di Hotel Santika Palu, Kamis (27/11/2025).

Selain mewisuda 66 lulusan terbaiknya, acara ini juga meresmikan pembukaan Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA) setelah dikeluarkannya Surat Keputusan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), beberapa waktu lalu.

Ketua STIFA Pelita Mas Palu, Prof.Dr. Apt.Joni Tandi., M.Kes menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan pemerintah yang telah memberikan izin pembukaan program profesi apoteker di STIFA Pelita Mas Palu.

“Kami merasa terhormat atas kepercayaan ini. Kami juga telah terakreditasi baik sekali, sehingga mendapatkan bonus untuk membuka program profesi apoteker,” ujarnya kepada Radar Palu Jawa Pos Group, Rabu (26/11/2025).

Dia juga berterima kasih kepada Gubernur Sulteng karena telah memberikan 50 kuota untuk mahasiswa STIFA Pelita Mas Palu mendapat beasiswa Berani Cerdas.

“Sekaligus ada 15 mahasiswa kami juga menerima KIP Kuliah dari LLDIKTI Wilayah XVI, kami ucapkan terima kasih,” terangnya.

Untuk program profesi apoteker, STIFA Pelita Mas Palu mendapatkan kuota 40 mahasiswa per semester. “Kuota ini ditentukan oleh pemerintah pusat," jelas Prof.Joni Tandi.

Dengan adanya program profesi apoteker ini, Prof.Joni Tandi berharap STIFA Pelita Mas Palu dapat berkontribusi dalam mengisi kebutuhan tenaga kefarmasian di seluruh Indonesia.

Olehnya itu, dalam momen wisuda dia berpesan kepada para lulusan agar pentingnya untuk terus belajar dan mengikuti perkembangan teknologi kefarmasian.

"Dunia pengobatan terus berkembang. Kita harus terus memperbarui pengetahuan kita agar tidak ketinggalan. Teknologi farmasi saat ini sudah sangat maju, bahkan obat-obatan bisa masuk ke dalam sel tubuh dengan lebih efektif,” tuturnya.

STIFA Pelita Mas Palu sendiri terus berupaya untuk mempersiapkan lulusannya menghadapi tantangan dunia kefarmasian yang semakin berkembang.

“Kurikulum kami selalu ditinjau dan diperbarui secara berkala. Kami tidak ingin lulusan kami ketinggalan," tegas Pro.Joni Tandi.

Prof.Joni Tandi menyampaikan harapannya agar para lulusan STIFA Pelita Mas Palu dalam wisuda XIX ini dapat melanjutkan profesi apotekernya.

"Karena sudah ada izin dari Kementerian untuk program profesi apoteker jadi saya berharap lulusan kami bisa cepat mendapatkan pekerjaan, baik di instansi pemerintah maupun di industri farmasi, terutama di wilayah Sulawesi Tengah dan Pulau Jawa," ujarnya.

Selain itu, Prof. Joni Tandi juga mengungkapkan kebanggaannya terhadap alumni STIFA Pelita Mas Palu yang telah berhasil di dunia kerja.

“Saya selalu mendoakan agar alumni kami dapat bekerja dengan baik dan membahagiakan keluarga mereka. Doa adalah hal yang sangat penting," katanya.

 

Ketua panitia, Apt. Matra Novalia Palipadang, S.Farm., M.Si., menambahkan wisuda kali ini akan memberikan penghargaan kepada lulusan termuda serta mahasiswa berprestasi.

Untuk jenjang S1, penghargaan IPK tertinggi diraih oleh mahasiswa dengan IPK 3,94 yang menyelesaikan studi dalam waktu 3 tahun 8 bulan. Sementara itu, untuk jenjang D3, IPK tertinggi diraih oleh mahasiswa dengan IPK 3,58 dengan masa studi 3 tahun.

Selain itu, dilakukan penyematan baju profesi kepada 96 mahasiswa S1 STIFA Pelita Mas Palu angkatan 2025.

“Sedangkan orasi ilmiah disampaikan oleh Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Agussalim Bukhari, M.Clin.Med, Ph.D.GK, Subsp.KM. Beliau membawakan topik tentang ‘Transformasi Pembuatan & Pengembangan Obat Baru dengan Teknologi Multi-Omics untuk Kedokteran Presisi,” sebutnya.

Wisuda juga dihadiri oleh perwakilan LLDIKTI Wilayah 16 yakni Akub Zainal Basura, S.H., M.H., selaku Ketua Tim Kerja Penguatan Mutu Pembelajaran dan Kemahasiswaan.

Gubernur juga direncanakan turut hadir, bersama dengan mitra-mitra STIFA dari sektor perbankan seperti Bank Panin dan Bank Mayapada, serta Rantelemo selaku mitra dari penyedia jasa travel yang mendukung transportasi mahasiswa saat PKL industri dan berbagai kegiatan akademik STIFA Pelita Mas Palu.

Apt. Matra Novalia berharap agar para wisudawan dapat mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama di kampus.

“Saya juga berharap lulusan D3 Farmasi dan S1 Farmasi dapat sukses di dunia kerja, serta lulusan S1 Farmasi dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan profesi apoteker,” tutupnya.(acm)

 

Editor : Mugni Supardi
#PSPPA #wisuda #STIFA Pelita Mas Palu #Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi #Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker #Kemendikbudristek #program profesi apoteker #Berani Cerdas