Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Festival Komunikasi “Frekuensi Komfes” UIN Datokarama: Satukan Mahasiswa KPI dalam Ragam Karya dan Budaya

Nur Soima Ulfa • Kamis, 13 November 2025 | 17:00 WIB

PEMENANG: Ketua Panitia Frekuensi Komfes, Nirani Yarni (kanan), menyerahkan hadiah kepada pememang pada malam puncak, Minggu (10/11/2025).
PEMENANG: Ketua Panitia Frekuensi Komfes, Nirani Yarni (kanan), menyerahkan hadiah kepada pememang pada malam puncak, Minggu (10/11/2025).
RADAR PALU-Kegiatan Frekuensi Komfes yang digelar oleh mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Datokarama Palu resmi mencapai malam puncaknya pada Minggu (10/11/2025). Acara ini menjadi ajang unjuk kreativitas dan kekompakan lintas angkatan dengan mengangkat semangat kebersamaan dalam komunikasi dan budaya.

Ketua Panitia Frekuensi Komfes, Nirani Yarni, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja organisasi, namun tidak berhenti sebatas rutinitas.

“Kami tidak hanya ingin menjalankan program kerja, tapi juga menghadirkan sesuatu yang bermanfaat bagi banyak orang,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan Frekuensi Komfes dimulai sejak 4 November 2025 di Auditorium UIN Datokarama Kampus I. Acara dibuka dengan seminar nasional yang menghadirkan Ustadz Muhammad Nuruddin sebagai pembicara. Setelah itu dilanjutkan dengan festival komunikasi yang menampilkan pameran bertema budaya, lingkungan, dan sosial, serta menampilkan berbagai karya seni mahasiswa.

Tak hanya itu, panitia juga menyiapkan panggung ekspresi yang diisi oleh berbagai sanggar seni dari Kota Palu dan Kabupaten Sigi, menambah semarak suasana festival. “Kami ingin menampilkan bahwa komunikasi tidak hanya dalam bentuk kata, tetapi juga ekspresi seni dan budaya,” tambah Nirani.

Persiapan kegiatan ini telah dilakukan sejak bulan Mei 2025, dengan melibatkan lebih dari 100 panitia yang terdiri dari angkatan 2023 dan 2024. Menurut Nirani, tema besar “Frekuensi Komfes” dipilih karena mencerminkan satu kesatuan rasa dalam dunia komunikasi.

“Frekuensi itu menggambarkan satu rasa dalam festival komunikasi. Kita disatukan oleh frekuensi yang sama, yaitu semangat komunikasi,” ujarnya.

Beragam karya mahasiswa turut dipamerkan, mulai dari visual mapping, fotografi, desain grafis, hingga kaligrafi hasil kolaborasi lintas angkatan. Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkenalkan potensi kreatif mahasiswa KPI kepada masyarakat luas.

“Festival komunikasi ini menyatukan seluruh angkatan di KPI. Karya-karya dari berbagai angkatan berpadu dalam satu ruang apresiasi,” jelasnya.

Sebagai penutup, Nirani menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya. “Semoga tahun depan kegiatan ini lebih meriah dan bermanfaat bagi semua kalangan — mahasiswa, orang tua, maupun masyarakat umum,” pungkasnya. (mg1)

Editor : Nur Soima Ulfa
#Korupsi di BPKH #UIN Datokarama Palu #Festival Komunikasi Frekuensi Komfes #Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Datokarama Palu