RADAR PALU – Suasana di lingkungan Universitas Tadulako (Untad), Palu, sempat memanas pada Selasa, 11 November 2025, setelah terjadi bentrokan fisik antar kelompok mahasiswa dari beberapa fakultas, yakni Fakultas Teknik, Fakultas Pertanian, Fakultas Kehutanan, serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP). Insiden tersebut mengakibatkan terganggunya ketertiban umum dan aktivitas akademik di dalam kampus.
Menanggapi hal tersebut, pihak pimpinan Universitas Tadulako melalui Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Ir. Sagaf, mengirimkan surat resmi kepada Kapolresta Palu dengan nomor 11055/UN28/KU/2025 perihal Permintaan Bantuan Keamanan. Surat tertanggal 11 November 2025 itu dikirim untuk meminta dukungan pengamanan dari aparat kepolisian guna meredam potensi bentrokan susulan di lingkungan kampus.
Dalam surat tersebut, pihak universitas meminta agar Polresta Palu menurunkan personel di area-area yang dianggap rawan konflik, terutama di sekitar fakultas yang terlibat dan di akses utama universitas. Selain itu, pihak kampus juga berharap agar polisi dapat melakukan tindakan preventif serta penertiban sesuai prosedur guna memastikan situasi tetap terkendali.
Menindaklanjuti permintaan itu, Kabagops Polresta Palu Kompol I Dewa Gede Meiriawan mengatakan bahwa pihak kepolisian telah menurunkan 306 personel gabungan yang terdiri dari anggota Polresta Palu, Samapta Polda Sulteng, serta Sat Brimob Polda Sulteng untuk melakukan pengamanan di sekitar kampus.
“Situasi di Universitas Tadulako saat ini sudah terpantau aman dan kondusif. Pengamanan masih terus dilakukan hingga malam hari, dan akan dilanjutkan oleh tim Jaguar serta Polsek Mantikulore untuk patroli dan pemantauan situasi,” ujarnya.
Kompol Dewa menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada korban jiwa akibat bentrokan tersebut. Ia juga mengimbau kepada seluruh mahasiswa dan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu yang beredar pascakejadian.
“Kami mengajak semua pihak, khususnya para mahasiswa yang tidak terlibat, untuk bersama-sama menjaga ketenangan dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar. Mari kita ciptakan suasana aman dan kondusif di wilayah Kota Palu, terutama di lingkungan Universitas Tadulako,” tegasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, aparat kepolisian masih berjaga di sejumlah titik strategis dalam kampus guna mencegah kemungkinan terulangnya bentrokan antar mahasiswa.
Editor : Wahono.