Pantauan Radar Palu Jawa Pos Group, Kamis (30/10) malam sudah terlihat dua halte bus di Jalan Sisingamangaraja (Sigma). Tampak halte yang terlihat masih perlu perampungan itu, berupa balok panjang, dominasi kaca, dan tulisan Halte Bus di atasnya.
Selain itu, akan disiapkan sekitar 100 titik bus stop yang dilengkapi dengan rambu dan lampu penanda agar mudah dikenali, bahkan pada malam hari.
"Tempat menunggu penumpang sebelumnya sangat tidak layak, panas dan tidak ada tempat duduk. Karena itu halte dan bus stop wajib dibangun agar pelayanan lebih manusiawi dan efisien,” tambah Kadis.
Selain pembangunan halte, Dishub Kota Palu juga tengah melakukan evaluasi jalur (koridor) Transbus Palu untuk menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
"Pak Wali Kota mengarahkan agar dibuka jalur ke Watusampu, meski sebelumnya tidak dilayani. Meskipun ada bus dari Donggala yang lewat, tarif kami hanya Rp5.000 sementara mereka Rp10.000. Jadi masyarakat tetap punya pilihan yang lebih terjangkau,” ungkap Kadis. (win)
Editor : Nur Soima Ulfa