Seperti yang disampaikan oleh Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial Kelurahan Tondo, Ricky SE. Kepada Radar Palu Media Jawa Pos Group, Ricky mengungkapkan pihaknya fokus menangani 13 anak stunting di bawah 2 tahun. Mereka telah menerima bantuan makanan tambahan.
Program bantuan makanan tambahan tersebut dikerjakan bersama-sama oleh berbagai pihak. Seperti Dinas Kesehatan melalui Puskesmas dan dukungan Ketua PKK Kelurahan Tondo. Bantuan ini merupakan bentuk intervensi terhadap anak-anak dengan risiko stunting di wilayah tersebut.
“Dari pihak kelurahan, bantuan makanan tambahan ini sudah berjalan sejak bulan Oktober. Ketua PKK juga ikut menyalurkan langsung kepada sembilan anak di bawah dua tahun yang terdata mengalami stunting,” ujar Ricky saat ditemui di ruang kerjanya pada Rabu (28/10/2025).
Ia menambahkan, dukungan berbagai pihak sangat membantu dalam menekan angka stunting di tingkat kelurahan. Selain itu, ada empat anak lainnya menerima bantuan dari CPM, dan dua anak tambahan direncanakan mendapat intervensi dari Kecamatan Mantikulore.
Ricky menyebut ada dua anak yang akan mendapatkan bantuan tambahan makanan dari pihak Kecamatan Mantikulore. Sehingga di masa depan, dari total 55 anak yang terdata di Kelurahan Tondo, sebanyak 15 anak kini menjadi fokus utama program intervensi karena masih berada dalam usia di bawah dua tahun.
“Anak-anak di bawah dua tahun menjadi perhatian khusus karena masa tumbuh kembangnya sangat penting. Sementara anak di atas dua tahun tetap mendapat perhatian melalui pembagian makanan setiap hari oleh kader posyandu,” jelas Ricky.
Ia menilai perhatian sejak dini menjadi kunci utama pencegahan stunting. Pembagian makanan tambahan dilakukan setiap hari oleh kader posyandu setempat. Bantuan dapat disalurkan melalui pihak kelurahan maupun kader posyandu, dan seluruh bantuan yang masuk dilaporkan ke Puskesmas.
Sistem ini diterapkan agar penyaluran bantuan berjalan tertib, transparan, dan tepat sasaran bagi penerima manfaat. Ricky juga mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi lebih untuk ikut berpartisipasi membantu keluarga yang memiliki anak stunting.
Bentuk bantuan bisa berupa bahan makanan maupun uang yang disalurkan melalui kelurahan atau kader posyandu agar dapat segera disalurkan kepada yang membutuhkan.
“Kalau ada warga yang mampu, silakan ikut membantu dalam bentuk apa pun, bisa bahan makanan atau uang. Bantuan dapat disalurkan melalui kelurahan atau kader posyandu,” ujarnya. Ia berharap, partisipasi masyarakat dapat membantu mempercepat penurunan angka stunting di wilayah Tondo.
Ricky menegaskan bahwa langkah-langkah ini sejalan dengan visi dan misi Wali Kota Palu dalam menurunkan angka stunting di seluruh wilayah kota. Ia berharap seluruh pihak dapat terus bekerja sama agar anak-anak di Kelurahan Tondo tumbuh sehat, kuat, dan cerdas untuk masa depan yang lebih baik.
“Kami di Kelurahan Tondo berkomitmen mendukung penuh program pemerintah kota. Harapannya, semua pihak dapat berpartisipasi agar anak-anak di Tondo tumbuh sehat dan cerdas,” pungkasnya (mg1)
Editor : Nur Soima Ulfa